Tarakan- Kegiatan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tarakan dilaksanakan secara serentak secara Zoom (Gerakan bersama secara nasional). Terdapat tiga agenda utama dalam kegiatan tersebut, yaitu peresmian, peninjauan (monitoring), serta pelaksanaan operasional dapur.
Peresmian ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Tarakan AKBP Erwin S. Manik, S.H., S.I.K., M.H., Wali Kota Tarakan, serta jajaran terkait lainnya seperti Kepala SPPG dan perwakilan instansi pelayanan gizi.
Adapaun untuk dapur SPPG yang diresmikan berstatus renovasi. Lahan yang digunakan merupakan milik Pertamina dan Pemerintah Kota Tarakan, yang saat ini telah melalui proses perizinan dan sedang dalam tahap pengusulan administrasi lebih lanjut ke Kementerian Keuangan terkait pengelolaan aset.
Meskipun peresmian dilakukan hari ini, dapur tersebut sebenarnya telah beroperasi (running) sejak kurang lebih satu minggu sebelumnya.
Dimana untuk Cakupan dan Penerima Manfaat Pada minggu pertama operasional, dapur melayani sekitar 600–700 penerima manfaat. Memasuki minggu kedua, jumlah tersebut meningkat menjadi 1.429 penerima manfaat.
Saat ini, layanan mencakup 9 sekolah, 2 Sekolah Dasar (SD), 5 PAUD/TK, 1 SMP,1 SMA, dan 4 Posyandu. Direncanakan akan ada penambahan jumlah penerima manfaat maupun sekolah secara bertahap pada minggu-minggu berikutnya.
Sedangakn terkait sebganSumber Daya Manusia dan Pengawasan Dapur SPPG didukung oleh 40 tenaga kerja yang sebagian besar berasal dari masyarakat sekitar. Selain itu, terdapat tenaga ahli gizi yang bertugas memastikan kualitas dan standar pemenuhan gizi.
Polres Tarakan melalui fungsi Dokkes (Kedokteran dan Kesehatan) turut memperkuat fungsi pengawasan dan berkolaborasi dengan pihak SPPG untuk memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan tetap terjaga.(*)













Discussion about this post