Tarakan – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, secara resmi meresmikan penggunaan gedung baru SMA Negeri 5 Tarakan. Peresmian ini menandai berakhirnya masa penantian sekolah tersebut yang selama kurang lebih dua tahun menumpang kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 14 Tarakan.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung baru tersebut.
“Kita bersyukur bahwa SMA Negeri 5 Tarakan sudah kita resmikan penggunaan gedung barunya ini. Selama ini mereka menumpang di SMP Negeri 14 Tarakan kurang lebih dua tahun sambil menunggu selesainya pembangunan,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa gedung baru tersebut sudah bisa digunakan dalam waktu dekat.
“Insya Allah hari Senin mereka sudah berpindah tempat belajar mengajar dan menggunakan gedung baru dengan fasilitas baru,” tambahnya.
Gubernur menjelaskan, pembangunan SMA Negeri 5 Tarakan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah memperoleh tanah hibah dari masyarakat, kemudian mengajukan anggaran pembangunan ke kementerian hingga akhirnya terealisasi.
“Kita mendapat tanah hibah, kita ajukan anggaran ke kementerian, turun alokasi anggaran, dan inilah hasilnya,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang pembangunan sekolah baru apabila kembali terdapat hibah lahan dari masyarakat.
“Kalau ada hibah lagi, kita akan bangun lagi. Jika ada masyarakat yang menghibahkan lahannya, kita akan berusaha mencarikan anggaran untuk membangun sekolah baru,” tegasnya.
Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Komisi IV, yang mengawal proses hibah lahan hingga pembangunan sekolah selesai.
“Terima kasih para anggota DPRD yang mendukung, khususnya Komisi IV, yang mengawal dari proses hibah lahan sampai pembangunan selesai,” katanya.
Ke depan, pemerintah juga berencana mengusulkan penambahan ruang kelas baru karena masih tersedia lahan yang dapat dimanfaatkan.
“Di sini masih ada luasan lahan yang bisa dibangun, mungkin lima ruang kelas baru ditambah fasilitas lainnya. Nanti akan kita usulkan tambahan anggaran,” ungkapnya.
Selain itu, akses jalan masuk ke sekolah juga telah dianggarkan pada tahun ini agar semakin memudahkan mobilitas siswa dan tenaga pendidik.
Terkait rencana pembangunan sekolah baru di wilayah Kalimantan Utara, Gubernur menyatakan bahwa pemerintah akan melihat kebutuhan berdasarkan jumlah penduduk dan lulusan SMP di masing-masing kabupaten/kota.
“Kita lihat jumlah penduduk dan jumlah lulusan SMP. Kalau memang perlu dibangun lagi sekolah menengah untuk menampung lulusan, tentu akan kita upayakan,” jelasnya.
Dengan diresmikannya gedung baru SMA Negeri 5 Tarakan, diharapkan kualitas layanan pendidikan di Kota Tarakan semakin meningkat dan mampu menampung kebutuhan peserta didik secara optimal.(*)











Discussion about this post