Tarakan – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara, Hasiando Ginsar Manik, menargetkan total transaksi penjualan UMKM sebesar Rp3 miliar dalam rangkaian Road to Kashafa 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada pembukaan Festival Ramadan yang menjadi bagian dari Road to Kashafa. Ia menjelaskan, target tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu yang mencapai Rp2,6 miliar.
“Tahun ini kami mentargetkan total transaksi penjualan UMKM Rp3 miliar, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp2,6 miliar,” ujarnya.
Dalam festival Ramadan kali ini, BI Kaltara menghadirkan 42 UMKM unggulan yang bergerak di bidang halal food, modest fashion syariah, dan kriya. Meski sebelumnya disebutkan sebanyak 36 pelaku usaha, jumlah partisipan yang terdata saat kegiatan berlangsung mencapai 42 UMKM.
Ia menegaskan, tantangan terbesar bagi Kalimantan Utara sebagai provinsi yang relatif baru adalah bagaimana produk ekonomi syariah dan UMKM halal dapat dikenal lebih luas hingga ke luar daerah.
“Kita selalu men-challenge agar ekonomi syariah dan UMKM produk halal di Kalimantan Utara bisa muncul dan dikenal di daerah lain,” katanya.
BI Kaltara juga mendorong para pelaku UMKM untuk memberikan harga kompetitif dan potongan khusus selama festival berlangsung, sehingga tercipta mutual benefit antara penyelenggara, pelaku usaha, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan Road to Kashafa akan berlangsung selama dua pekan di lokasi festival, sebelum mencapai puncaknya pada April 2026.(*)











Discussion about this post