TARAKAN – Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadan, mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir menggelar program Kapila Dakwah di Masjid Baiturrohim yang berada di kawasan Tanjung Pasir, Kota Tarakan.
Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan dakwah Ramadan yang bertujuan menghidupkan aktivitas keislaman di tengah masyarakat, mulai dari kegiatan untuk anak-anak, majelis taklim ibu-ibu, hingga kajian bagi para bapak-bapak.
Ketua LPPM STID Mohammad Natsir Jakarta, Dr. Lukman Ma’sa, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah Ramadan tahun ini kami dari Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir untuk pertama kalinya mengadakan program Kapila Dakwah di Masjid Baiturrohim di wilayah Tanjung Pasir ini. Program ini merupakan kerja sama untuk menghidupkan kegiatan-kegiatan keislaman di masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan dilaksanakan langsung oleh para mahasiswa yang terjun ke lapangan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mengisi berbagai aktivitas keagamaan di masjid.
“Kegiatan ini mulai dari pembinaan anak-anak, majelis taklim ibu-ibu, hingga kajian untuk bapak-bapak. Semuanya dilaksanakan oleh para mahasiswa di masjid ini, khususnya untuk masyarakat di wilayah Tanjung Pasir,” jelasnya.
Menurut Lukman, kegiatan Kapila Dakwah di Tarakan merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).
“Untuk Kaltara ini merupakan yang pertama kali, dan pertama kali juga kita adakan di Kota Tarakan. Alhamdulillah bisa tersambung dan terkomunikasi dengan pengurus Masjid Baitul Rahim sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan masyarakat Islam serta memperkuat pembinaan keagamaan di wilayah tersebut.
“Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, bahkan tidak hanya di bulan Ramadan. Kami juga merencanakan program pembinaan untuk masyarakat, khususnya di wilayah pesisir seperti Tanjung Pasir,” tambahnya.
Selain di Tarakan, program Kapila Dakwah juga merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa daerah di Sulawesi.
“Alhamdulillah sebelumnya kami sudah melaksanakan kegiatan di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan selama beberapa hari. Hari ini kami mulai di Kaltara, khususnya di Kota Tarakan, dan insyaAllah selama tiga hari ke depan kami akan melakukan Safari Ramadan di beberapa masjid,” pungkasnya. (*)











Discussion about this post