Tarakan — Serikat pekerja yang tergabung dalam Serikat Buruh melakukan silaturahmi ke DPRD Kota Tarakan untuk menyampaikan rencana kegiatan peringatan May Day tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, mereka memilih menggelar kegiatan berbentuk expo yang dinilai lebih positif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Ketua I DPRD Kota Tarakan, Herman Hamid, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai langkah ini menunjukkan kedewasaan serikat pekerja dalam menyampaikan aspirasi tanpa harus melalui aksi unjuk rasa.
“Alhamdulillah selama ini aspirasi mereka sudah tersalurkan melalui DPRD dan hampir semua ada solusi. Sehingga mereka tidak perlu lagi melakukan aksi, tetapi justru membuat kegiatan sosial yang lebih bermanfaat,” ujarnya.
Expo yang direncanakan akan berlangsung selama kurang lebih 10 hari ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba musik, kesenian, hingga baris-berbaris. Selain itu, pelaku UMKM juga akan dilibatkan untuk meramaikan kegiatan sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Tidak hanya itu, sejumlah instansi pemerintah dan vertikal seperti kepolisian, bea cukai, dan imigrasi juga akan membuka stan pelayanan dalam expo tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Menurut Herman, kegiatan ini berpotensi memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Tarakan. Ia juga menyebut bahwa peserta expo tidak hanya berasal dari Tarakan, tetapi juga dari beberapa kabupaten lain yang telah menyatakan kesiapan untuk ikut berpartisipasi.
“Kami berharap ini bisa menjadi barometer bagi daerah lain, bahwa peringatan May Day bisa dilakukan dengan kegiatan yang positif, produktif, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tambahnya.
DPRD Kota Tarakan pun berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mampu memperkuat sinergi antara serikat pekerja, pemerintah, serta masyarakat luas.(*)











Discussion about this post