Tarakan – Anggota DPRD Kota Tarakan dari Komisi III, Asrin R Saleh, melakukan kunjungan langsung ke wilayah Kelurahan Pantai Amal guna meninjau kondisi infrastruktur jalan dan jembatan yang dikeluhkan warga.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD melihat secara langsung kondisi jembatan yang berada di perbatasan RT 07 dan RT 15 yang selama ini menjadi akses utama masyarakat. Jembatan tersebut dilaporkan sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan dan kerap menimbulkan kecelakaan.
“Aspek keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama kami. Dari laporan yang kami terima, sudah beberapa korban jatuh akibat kondisi jembatan ini,” ujar Asrin saat diwawancarai di lokasi.
Ia menjelaskan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang masuk ke DPRD. Komisi III pun telah meminta kepada dinas terkait, khususnya Pekerjaan Umum (PU), untuk segera melanjutkan perencanaan pembangunan jembatan yang lebih layak dan permanen.
Selain itu, DPRD juga mendorong adanya rekayasa lalu lintas sementara apabila nantinya proses pembangunan mulai dilakukan, agar aktivitas warga tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Dari hasil peninjauan, DPRD menetapkan jembatan di perbatasan RT 07 dan RT 15 sebagai skala prioritas utama dibandingkan beberapa titik lain, termasuk jembatan di RT 06.
“Memang ada beberapa titik jembatan yang perlu diperbaiki, namun yang paling mendesak adalah di perbatasan RT 07 dan RT 15 ini karena tingkat risikonya lebih tinggi dan sudah memakan korban,” tegasnya.
Ia memastikan, DPRD Kota Tarakan akan terus mengawal proses ini hingga terealisasi pembangunan yang permanen dan aman bagi masyarakat, khususnya warga Pantai Amal.
“Kami akan memastikan ini menjadi perhatian serius dan dikawal sampai benar-benar terealisasi demi kenyamanan dan keselamatan warga,” tutupnya.(*)













Discussion about this post