Tarakan – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Tarakan disambut antusias oleh masyarakat. Sejak pagi, puluhan orang tua calon siswa tampak memadati sekolah untuk mendaftarkan anak mereka melalui jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 1 Tarakan, Agung Eko Yulianto, mengatakan pada tahap awal pendaftaran sekolah membuka tiga jalur, yakni jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi. Tingginya minat masyarakat terlihat dari ramainya pendaftar di ketiga jalur tersebut.
“Untuk kuotanya, jalur prestasi sebesar 25 persen, afirmasi 20 persen, dan mutasi 5 persen. Selanjutnya pada hari ketiga akan dibuka jalur domisili dengan kuota 50 persen,” ujarnya.
Secara keseluruhan, SMP Negeri 1 Tarakan menyediakan kuota sebanyak 349 siswa yang akan dibagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel).
Menurut Agung, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kuota penerimaan di SMP Negeri 1 Tarakan selalu terpenuhi. Bahkan, tidak sedikit calon siswa yang akhirnya harus mendaftar ke sekolah lain karena daya tampung telah penuh.
“Biasanya yang kuotanya belum terpenuhi hanya di jalur afirmasi. Jika masih ada sisa kuota, akan dialihkan ke jalur domisili,” jelasnya.
Meski pendaftaran dilakukan melalui sistem daring, proses yang diterapkan masih menggunakan mekanisme semi-online. Orang tua tetap diwajibkan datang ke sekolah dengan membawa berkas persyaratan untuk diverifikasi oleh panitia sebelum data diinput ke dalam sistem oleh operator.
“Setelah data diinput, masyarakat bisa langsung melihat jurnal pendaftaran secara online melalui laman spmb.tarakankota.go.id. Berbeda dengan SPMB SMA dan SMK yang sepenuhnya dilakukan secara online,” katanya.
Untuk mengantisipasi membludaknya pendaftar, panitia telah menyiapkan tujuh loket pelayanan sehingga proses verifikasi dan input data dapat berlangsung lebih cepat.
Agung menjelaskan, peringkat calon peserta didik pada jalur prestasi masih bersifat dinamis selama masa pendaftaran berlangsung. Hasil sementara dapat dipantau setiap hari melalui sistem, sedangkan pengumuman resmi penerimaan untuk jalur prestasi, afirmasi, dan mutasi akan disampaikan setelah tahapan seleksi selesai.
Pelaksanaan SPMB SMP Negeri 1 Tarakan berlangsung mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Apabila setelah tahap pertama masih terdapat sekolah yang kekurangan peserta didik, Dinas Pendidikan berpeluang membuka tahap berikutnya. Namun, khusus di SMP Negeri 1 Tarakan, kuota penerimaan selama ini selalu terpenuhi pada tahap pertama.(*)











Discussion about this post