BULUNGAN – Mengusung tema “Diversifikasi Pangan dan Kreativitas Pangan Lokal”, kegiatan pengembangan pangan lokal diikuti 31 peserta dari Kabupaten Bulungan dan Kota Tarakan.
Para peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kelompok Wanita Tani (KWT), pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), komunitas, hingga generasi muda.
Wakil Ketua Dekranasda Bulungan, Kornie, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh potensi pangan lokal sekaligus mengembangkan berbagai produk olahan secara kreatif dan inovatif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk semakin kreatif memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di daerah,” kata Kornie.
Menurutnya, singkong dan cabai merupakan sejumlah komoditas lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi beragam produk pangan bernilai tambah.
Dengan pengolahan yang tepat dan kreatif, bahan pangan lokal tersebut tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi serta membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Kornie berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai upaya mendorong pemanfaatan pangan lokal sekaligus meningkatkan kreativitas dan kemandirian masyarakat dalam mengolah produk pangan.(*)












Discussion about this post