TARAKAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat pembinaan mental dan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik.
Salah satu perhatian utama Satgas TMMD adalah edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar hingga masyarakat di empat kecamatan di Kota Tarakan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika, mengingat Tarakan dinilai memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Dansatgas TMMD Ke-130 Letkol Inf Danan Wisnubrata mengatakan, sosialisasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kalangan pelajar sebagai generasi muda yang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini.
Penyuluhan tersebut telah dilaksanakan di SMAN 2 Tarakan dengan melibatkan Satresnarkoba Polres Tarakan sebagai pemateri. Kegiatan mendapat sambutan antusias dari para siswa dan apresiasi positif dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD.
“Alhamdulillah pelajar antusias sekali. Penyuluh dari Polres yang membidangi penanggulangan narkoba memberikan pemahaman kepada mereka. Tim Wasev juga memberikan apresiasi positif karena kegiatan ini bisa memberikan dampak langsung dan mengubah pola pikir pelajar bahwa narkoba sangat berbahaya serta memiliki dampak jangka panjang,” ujar Danan, Rabu (26/10/2026).
Selain edukasi bahaya narkoba, Satgas TMMD juga menghadirkan manfaat langsung melalui pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), fasilitas sanitasi, dan penyediaan air bersih.
Salah satunya pembangunan ulang rumah milik Ibu Cristin (45) di RT 20 Kelurahan Pamusian. Rumah tersebut tidak hanya diperbaiki agar menjadi hunian layak, tetapi juga dilengkapi fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Menurut Danan, Tim Wasev yang dipimpin Wairjenad Mayjen TNI Muh. Muchidin memberikan apresiasi terhadap progres pembangunan karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima maupun lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, sumur bor di kawasan Kelurahan Tanjung Batu juga telah berhasil mengeluarkan air bersih. Pengerjaan saat ini memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan dapat didistribusikan kepada warga dalam dua hingga tiga hari ke depan.
Di bidang ketahanan pangan, Satgas TMMD turut menggelar penyuluhan pertanian dengan melibatkan instruktur dari Dinas Pertanian Kota Tarakan. Kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 80 perwakilan kelompok tani se-Kota Tarakan untuk meningkatkan pengetahuan pengelolaan lahan dan produktivitas pertanian.
Danan menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan TMMD merupakan bentuk pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Ia pun mengajak warga agar aktif berkomunikasi dengan Babinsa apabila menghadapi persoalan di lingkungan masing-masing.
“Saya imbau kepada seluruh warga Kota Tarakan, apabila ada kesulitan atau kendala di lingkungannya, supaya melapor kepada Babinsa. Dengan begitu, kita bisa membantu atau menindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan kita,” pungkasnya. (**)











Discussion about this post