Tarakan – Aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Juwata menjelang periode angkutan Lebaran 2026 masih berjalan dengan jadwal reguler. Hingga saat ini tercatat terdapat delapan penerbangan reguler yang melayani penumpang dari dan menuju Tarakan.
Kepala BLU Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan, Bambang Hartato, mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada penerbangan tambahan (extra flight). Namun sejumlah maskapai telah menyampaikan rencana untuk membuka penerbangan tambahan dalam waktu dekat.
“Di Bandara Juwata saat ini masih ada delapan slot penerbangan reguler dan belum ada extra flight. Namun dari maskapai seperti Lion Group dan Super Air Jet disampaikan rencana membuka penerbangan tambahan pada 15 Maret 2026,” ujarnya.
Rencananya, penerbangan tambahan tersebut akan melayani rute Tarakan menuju Balikpapan dengan jadwal keberangkatan pagi sekitar pukul 06.00 WITA dari Tarakan.
Menurut Bambang, pembukaan penerbangan tambahan masih menunggu perkembangan tingkat keterisian penumpang atau okupansi penerbangan. Pihak bandara terus melakukan koordinasi dengan maskapai agar kebutuhan transportasi udara masyarakat selama periode mudik dapat terpenuhi.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak maskapai. Jika tingkat okupansi bagus, maka kemungkinan penerbangan tambahan bisa terus dibuka untuk memenuhi kebutuhan penumpang,” jelasnya.
Sementara itu, berdasarkan prediksi pihak bandara, puncak arus penumpang menjelang Lebaran diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
“Untuk prediksi arus puncak mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026,” katanya.
Sedangkan untuk arus balik Lebaran, diperkirakan mulai terjadi pada 25 Maret 2026 setelah fase angkutan mudik berlangsung.
Pihak Bandara Juwata Tarakan juga terus memantau perkembangan jumlah penumpang dan kesiapan fasilitas guna memastikan kelancaran layanan transportasi udara selama periode angkutan Lebaran tahun ini.(*)











Discussion about this post