SB-TARAKAN- Perayaan hari Disabilitas Internasional juga dirayakan di Tarakan Kalimantan Utara ( Kaltara) yang bertujuan untuk mempromosikan hak-hak penyandang disabilitas dan mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan setara.
Wakil ketua II Disabilitas Kaltara, Hasanuddin mengatakan bahwa kegiatan perayaan hari Disabiltas Internasional tahun ini dilaksanakan di kota Tarakan. Tidak menutup kemungkinan di tahun depan bisa jadi di gelar di Malinau, KTT atau Kabupaten lainnya.
Tentunya dalam perayaan hari Disabilitas di Tarakan kemarin, juga diikuti oleh pesertanya perwakilan dari seluruh kabupaten di Kaltara, bahkan juga terdpat peserta dari Kaltim, yakni dari kabupaten Berau.
“Jadi untuk peserta dari Berau, mereka lebih memilih ke Tarakan karena lebih dekat, Dimana kegiatan jalan santai dan sejumlah kegiatan lainnya kali ini secara serentak dilakukan,” ujarnya.
Dilanjutkan Hasanuddin, jika kegiatan hari Disabilitas di Kaltara merupakan tahun ketiga di gelar. Sebelumnya tahun pertama di Tarakan, kedua kota Tanjung Selor, dan yang keiga kembali di Tarakan.
Adapun untuk rangkaiannya, Selain jalan santai dan pemeriksaan Kesehatan, juga terdapat pemeriksaan fisioterapi, kemudian selanjutnya ada city tour Keliling kota, juga berkunjung ke museum atau ke mangrove.
“Untuk seluruh peserta yang hadir pada kegiatan hari Disabilitas Internasional kemarin, jumlahya sekitar 50 peserta dari seluruh perwakilan Kabupaten/Kota di Klatara,” jelasnya.
Hasanuddin juga menambahkan, bahwasnaya untuk data penyandang Disabilitas menurut data Registrasi Sosial Ekonomi (Reksosek) sekitar 48.000 orang. Namun pihaknya juga mengimbau kepada Kabupaten/Kota untuk melakukan validasi data. Karena bisa jadi indikator yang digunakan oleh BPS juga berbeda dengan apa yang telah masukkan oleh pihaknya, karena definisi disabilitas juga banyak.
“Tapi yang kami fokuskan saat ini, yang disabilitas dari lahir, Karena kita akan memberikan kesempatan apa yang mereka tidak pernah dapatkan sejak lahir ke dunia ini. Seperti halnya camping, kegiatan ini tidak akan pernah, bahkan keluarganya sendiri pun tidak akan pernah membawa mereka ke camping. Dan hari ini kita bawa mereka ke camping, kita bawa mereka di panggung bersama pejabat daerah, Wali Kota, Kapolres dan sejumlah pejabat lainnya, itu suatu hal yang luar biasa bagi mereka.(*)













Discussion about this post