Tarakan – Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Kota Tarakan turut berpartisipasi dalam Festival Iraw Tengkayu XV Tahun 2026, yang diselenggarakan pada Sabtu, 4 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai. Kegiatan pawai budaya ini mengambil titik awal di Stadion Datu Adil, Kota Tarakan.

Festival Iraw Tengkayu XV 2026 mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Melindungi dan Mengembangkan Warisan Budaya Iraw Tengkayu di Bumi Paguntaka Tarakan Hibot.” Festival budaya kebanggaan masyarakat Tarakan ini kembali masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk lima kali berturut-turut, menjadikannya sebagai salah satu agenda prioritas nasional dalam promosi pariwisata Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Agustina, S.E., menyampaikan bahwa masuknya Festival Iraw Tengkayu ke dalam KEN merupakan momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dalam festival tersebut, KKLR Kota Tarakan ikut ambil bagian pada kategori lomba umum Mobil Hiasdengan menampilkan satu unit mobil hias bertema “Lamming Mapacci”, sebuah tradisi adat khas Tanah Luwu yang sarat makna sebagai simbol kesucian, doa, dan penghormatan menjelang prosesi pernikahan.
Selain mobil hias utama, rombongan KKLR juga akan dimeriahkan oleh empat kendaraan iring-iringanyang merepresentasikan daerah-daerah di Tana Luwu, yaitu:
- Kabupaten Luwu;
- Kabupaten Luwu Timur;
- Kabupaten Luwu Utara; dan
- Kota Palopo.
Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen KKLR Kota Tarakan dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Luwu kepada masyarakat luas, serta mempererat tali persaudaraan masyarakat perantauan di Kota Tarakan.
Adapun susunan panitia partisipasi KKLR Kota Tarakan dalam Festival Iraw Tengkayu XV Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
- Ketua Panitia: Ilham Makkawaru.
- Sekretaris Panitia: Nuraliah Sangga, S.E.
Rute pawai budaya dimulai dari Stadion Datu Adil, kemudian melintasi Jalan Sumatra, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, Lingkas Ujung, Jembatan Besi, dan berakhir di Jalan Kusuma Bangsa.
Melalui keikutsertaan ini, KKLR Kota Tarakan berharap dapat memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan Festival Iraw Tengkayu XV 2026 sekaligus memperkenalkan warisan budaya Luwu sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang patut dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi mendatang.(*)











Discussion about this post