Kamis, 9 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Pengadaan Bunker RSUD dr. H. Yusuf SK agar Bantuan Kemenkes Tak Terhambat

by Redaksi
07/09/2026
in Kaltara, Tarakan
A A
Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Pengadaan Bunker RSUD dr. H. Yusuf SK agar Bantuan Kemenkes Tak Terhambat

TARAKAN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, menyoroti sejumlah kendala yang masih dihadapi RSUD dr. H. Yusuf SK dalam meningkatkan layanan kesehatan. Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi rumah sakit saat ini meliputi keterbatasan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta lambatnya proses pengadaan pembangunan bunker yang menjadi syarat penempatan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Supa’ad usai mendengarkan paparan dari Direktur RSUD dr. H. Yusuf SK terkait berbagai tantangan yang dihadapi rumah sakit.

Baca Juga

Shinta Widjaya Kamdani Kamdani Akan Lantik Pengurus APINDO Kaltara di Tarakan

Libatkan Warga yang Belum Bekerja, APINDO Kaltara Jalankan Program Bersih Rumah Ibadah

Pakar Hukum: Dugaan Doxing Dirut Perumda Tirta Alam Tarakan Harus Dibuktikan Lewat Tiga Unsur Pidana

“Dari paparan direktur, ada beberapa persoalan utama. Pertama adalah sumber daya manusia. Masih ada tenaga kesehatan dengan kompetensi tertentu yang belum tersedia. Karena itu, rumah sakit saat ini berupaya menyekolahkan beberapa SDM yang dimiliki agar dapat memenuhi kebutuhan pelayanan ke depan,” ujarnya.

Selain SDM, Supa’ad mengatakan masih terdapat kekurangan sarana dan prasarana pendukung, khususnya pembangunan bunker yang akan digunakan untuk menunjang operasional peralatan kesehatan berbasis nuklir.

Menurutnya, pemerintah pusat sebenarnya telah menyiapkan bantuan alat kesehatan melalui Kementerian Kesehatan. Namun bantuan tersebut belum dapat disalurkan apabila infrastruktur pendukung, termasuk bunker, belum tersedia.

“Persoalan bunker ini menjadi sangat penting. Anggarannya sebenarnya sudah tersedia melalui DAK dan seharusnya proses lelang sudah dilakukan sejak April atau Mei. Namun hingga sekarang pengadaannya belum juga terlaksana,” katanya.

Ia berharap pihak RSUD segera melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, khususnya Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Sekretaris Provinsi, hingga Gubernur agar dapat dicarikan solusi terhadap hambatan administrasi yang terjadi.

Supa’ad mengungkapkan terdapat batas waktu penandatanganan kontrak dengan pihak ketiga hingga 22 Juli. Apabila tenggat tersebut terlewati, dikhawatirkan proses pengadaan tidak dapat dilaksanakan sesuai jadwal.

Sebagai alternatif, ia mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan mekanisme pengadaan melalui e-katalog apabila proses lelang melalui LPSE mengalami kendala.

“Kalau memang melalui sistem LPSE tidak bisa dilaksanakan, mungkin dapat dipertimbangkan menggunakan e-katalog. Pola ini relatif lebih cepat. Tinggal dikaji apakah pembangunan bunker memungkinkan dilakukan melalui mekanisme tersebut,” jelasnya.

Ia menegaskan percepatan pembangunan bunker harus menjadi prioritas karena memiliki dampak yang sangat besar terhadap peningkatan layanan rumah sakit.

“Efek dominonya cukup banyak. Pertama, bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan, termasuk peralatan berbasis nuklir, tidak bisa diberikan apabila fasilitas penyimpanannya belum tersedia. Dampaknya tentu akan berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan rumah sakit, termasuk pelayanan bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan,” pungkasnya.(*)

Berita Lainnya

Shinta Widjaya Kamdani Kamdani Akan Lantik Pengurus APINDO Kaltara di Tarakan

Shinta Widjaya Kamdani Kamdani Akan Lantik Pengurus APINDO Kaltara di Tarakan

by Redaksi
07/09/2026
0

Tarakan – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Kalimantan Utara terus mematangkan persiapan pelantikan pengurus baru masa bakti 2026–2031 yang akan...

Libatkan Warga yang Belum Bekerja, APINDO Kaltara Jalankan Program Bersih Rumah Ibadah

Libatkan Warga yang Belum Bekerja, APINDO Kaltara Jalankan Program Bersih Rumah Ibadah

by Redaksi
07/09/2026
0

Tarakan – Program pembersihan rumah ibadah melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) kembali dilakukan di masjid di Masjid Baiturrahman, Jalan...

Pakar Hukum: Dugaan Doxing Dirut Perumda Tirta Alam Tarakan Harus Dibuktikan Lewat Tiga Unsur Pidana

Pakar Hukum: Dugaan Doxing Dirut Perumda Tirta Alam Tarakan Harus Dibuktikan Lewat Tiga Unsur Pidana

by Redaksi
07/08/2026
0

TARAKAN – Penanganan kasus dugaan penyebaran data pribadi (doxing) yang menjerat Direktur Utama Perumda Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan, dinilai...

Polsek Tarakan Barat Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Tanah Longsor di Kelurahan Selumit

Polsek Tarakan Barat Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Tanah Longsor di Kelurahan Selumit

by Redaksi
07/08/2026
0

Tarakan – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, Polsek Tarakan Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan...

APINDO Kaltara Gandeng CSR Pipit Group Gelar Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah, Dimulai dari Masjid Tertua di Tarakan

Masjid Clean Resmi Hadir di Kaltara, Target Layani Lebih dari 1.000 Masjid

by Redaksi
07/08/2026
0

Tarakan – Program Masjid Clean resmi memulai kegiatannya di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan dukungan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Kehadiran program...

BPBD Tarakan Waspadai Longsor Susulan Meski Cuaca Cerah

BPBD Tarakan Waspadai Longsor Susulan Meski Cuaca Cerah

by Redaksi
07/08/2026
0

Tarakan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, meski hujan...

Discussion about this post

Terlaris

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Pengadaan Bunker RSUD dr. H. Yusuf SK agar Bantuan Kemenkes Tak Terhambat

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Dorong Percepatan Pengadaan Bunker RSUD dr. H. Yusuf SK agar Bantuan Kemenkes Tak Terhambat

07/09/2026
Shinta Widjaya Kamdani Kamdani Akan Lantik Pengurus APINDO Kaltara di Tarakan

Shinta Widjaya Kamdani Kamdani Akan Lantik Pengurus APINDO Kaltara di Tarakan

07/09/2026
Libatkan Warga yang Belum Bekerja, APINDO Kaltara Jalankan Program Bersih Rumah Ibadah

Libatkan Warga yang Belum Bekerja, APINDO Kaltara Jalankan Program Bersih Rumah Ibadah

07/09/2026
Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan _17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

Kemenhub Tuan Rumah Rangkaian Pertemuan _17th ASEAN-China Working Group on Regional Air Services Arrangements

07/09/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com