TARAKAN- Dewan Pimpinan Wilayah Jajaran Wartawan Indonesia (DPW JWI) Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan agenda silaturahmi strategis ke Mako Polres Tarakan. Pertemuan hangat ini diterima langsung oleh Kapolres Tarakan, AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., M.H., yang baru menjabat sejak awal Agustus 2026.
Agenda utama pertemuan ini difokuskan untuk mempererat jalinan kerja sama yang konstruktif antara insan pers dan kepolisian, khususnya dalam mendukung program-program keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Tarakan.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas inisiatif kunjungan pengurus DPW JWI Kaltara ke ruang kerjanya. Beliau menilai silaturahmi ini sebagai langkah awal yang sangat positif.
“Terima kasih kepada pengurus DPW JWI Kaltara sudah datang silaturahmi dengan kami, ini hal positif,” ujar AKBP Bonifasius Rumbewas.
Terkait kelanjutan program bersama, Kapolres menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dirintis sebelumnya demi kebaikan bersama. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran humas untuk meninjau draf Nota Kesepahaman (MoU) Kamtibmas agar dapat segera ditandatangani.
Selain itu, Kapolres juga mengungkapkan ketertarikannya untuk bersilaturahmi dan berdiskusi santai secara langsung dengan Komunitas Benteng(Kombet), sebuah wadah berkumpulnya berbagai elemen masyarakat dan tokoh di Tarakan.
Menurutnya, diskusi informal sambil menikmati secangkir kopi lebih efektif untuk mempererat keakraban dalam membedah berbagai isu di tengah masyarakat.
Ketua DPW JWI Kaltara, Sahbudiman, S.Kom., M.H. , menjelaskan bahwa langkah koordinasi ini sejalan dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) JWI. Dalam waktu dekat, DPP JWI diagendakan akan meneken MoU tingkat pusat dengan Mabes Polri yang nantinya menjadi acuan bagi seluruh pengurus di tingkat daerah.
“Kita dalam waktu dekat akan ada MoU juga dengan Mabes Polri dan nanti ada rekomendasi untuk semua pengurus daerah. Maka dari JWI Kaltara telah berkomunikasi dengan Kapolres Tarakan sebelumnya mengenai kerja sama Kamtibmas dan telah mengirimkan draf untuk publikasi,” ungkap Sahbudiman.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPW JWI Kaltara tidak hanya fokus pada pemberitaan isu-isu lokal, melainkan turut mengawal harmonisasi informasi serta isu-isu nasional. Mengingat arus informasi di media sosial begitu cepat diakses oleh publik, JWI sebagai wadah para jurnalis profesional memegang tanggung jawab besar dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, dan bebas dari informasi menyesatkan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Komunitas Benteng, Syahrir Asmari (Gondrong), turut memperkenalkan eksistensi “Benteng” yang dikenal luas sebagai pusat informasi dan silaturahmi di Tarakan.
Sejarah Singkat, Bermula dari tempat berkumpulnya para pengusaha konstruksi dan pekerja PU, nama Benteng kemudian diperpanjang Menjadi Benteng – Belakang Tapekong yang berlokasi di kawasan Pamusian. Warung kopi ini buka dari pagi hingga sore hari.
Ruang Interaksi Sosial, Komunitas Benteng dikenal sebagai ruang bertukar informasi yang cair—mulai dari dinamika masyarakat hingga isu politik. Suasana dipererat dengan fasilitas permainan catur dan domino, serta dilengkapi fasilitas mushola yang bebas digunakan oleh siapa saja.
Kunjungan Tokoh Nasional, Di sebelah area warung kopi tersebut, komunitas ini juga telah membangun sebuah masjid yang proses pembangunan dan penggunaannya telah berjalan hampir dua tahun. Tempat ini kerap dikunjungi oleh tokoh-tokoh penting tingkat pusat, termasuk para jenderal Polri dan TNI, serta anggota DPR RI dan DPD RI, yang datang untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan inspirasi langsung dari masyarakat.
Pertemuan lintas sektor ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus merawat sinergi antara kepolisian, media massa, dan masyarakat, demi menjaga stabilitas keamanan serta kemajuan Kota Tarakan yang aman dan damai. (SS)











Discussion about this post