TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyampaikan bahwa kegiatan misi dagang antara Provinsi Kaltara dan Jawa Timur (Jatim) menghasilkan nilai transaksi yang telah mencapai sekitar Rp2 triliun.
Hal tersebut disampaikan Zainal A. Paliwang usai pelaksanaan kegiatan misi dagang yang turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama puluhan pelaku usaha dari Jawa Timur.
“Alhamdulillah, selesai kegiatan ini, transaksi antara Jawa Timur dengan Kaltara sampai detik ini sudah Rp2 triliun. Ini suatu hal yang luar biasa,” ujar Zainal.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan kerja sama antara pelaku usaha di Kaltara dan Jawa Timur. Kedua daerah diharapkan dapat saling membuka peluang perdagangan, dengan mendorong produk unggulan masing-masing provinsi masuk ke pasar yang lebih luas.
Zainal menegaskan, kerja sama tersebut akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua provinsi.
“Kerja sama antara pengusaha-pengusaha Jawa Timur dengan pengusaha dari Kaltara, apa yang bisa kita bawa ke Jawa Timur dan apa yang Jawa Timur bisa bawa ke Kaltara, ini hal yang terus kita laksanakan untuk kemajuan dua provinsi,” katanya.
Selain perdagangan, Zainal juga menyinggung konektivitas distribusi barang melalui tol laut antara Kaltara dan Jawa Timur.
Ia menyebut layanan tol laut tersebut sudah berjalan dan ke depan pihaknya akan berupaya meningkatkan armada agar distribusi produk dari kedua daerah semakin optimal.
“Untuk tol laut sudah jalan, tapi nanti kita berupaya untuk menambah lagi armada. Semakin banyak armada, saya kira produk Jawa Timur dan produk Kaltara kita saling membuka melalui tol laut,” ujarnya.
Zainal berharap peningkatan kerja sama perdagangan dan konektivitas tersebut dapat memperkuat hubungan ekonomi antara Kaltara dan Jawa Timur sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi para pelaku usaha di kedua wilayah.(*)













Discussion about this post