TARAKAN – Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Keliling yang digelar Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di RT 1, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Rabu (16/9/2026).
Masyarakat mulai berdatangan sejak pukul 09.00 WITA untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kegiatan ini menjadi lokasi ketiga pelaksanaan GPM keliling setelah sebelumnya digelar di Kelurahan Juata Laut dan Kelurahan Pantai Amal.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Syahrul, mengatakan terdapat enam komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut, yakni bawang merah, bawang putih, minyak goreng, beras, telur, dan gula.
Untuk bawang merah, harga yang ditetapkan sebesar Rp17 ribu per 500 gram dengan stok sebanyak 120 kilogram. Harga yang sama juga berlaku untuk bawang putih dengan stok sebanyak 80 kilogram.
Sementara itu, Minyakita disediakan sebanyak 600 liter dengan harga Rp28 ribu untuk kemasan dua liter. Pembelian dibatasi maksimal dua liter per orang untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar oleh satu konsumen.
“Minyak goreng yang kita bawa 600 liter. Untuk Minyakita, harga yang ditetapkan Rp28 ribu per dua liter. Pembelian juga dibatasi agar tidak diborong oleh satu pembeli, kita batasi dua liter saja,” ujar Syahrul.
Selain itu, pemerintah menyediakan telur lokal ukuran sedang sebanyak 50 piring dengan harga Rp55 ribu per piring. Komoditas tersebut menjadi salah satu yang paling cepat habis karena stok telur ludes kurang dari 30 menit setelah kegiatan dimulai.
Menurut Syahrul, harga yang ditawarkan dalam GPM berada di bawah harga pasar, meskipun selisihnya tidak terlalu besar. Untuk beras, tersedia Beras Kita dengan harga Rp70 ribu per kemasan lima kilogram.
Ia menambahkan, beras SPHP juga masih tersedia, namun harga komoditas tersebut berada di bawah kewenangan Bulog sehingga dirinya tidak mengetahui secara pasti harga yang ditetapkan.
Sementara untuk gula pasir, stok yang disediakan sebanyak 150 kilogram dengan harga Rp16 ribu per kilogram.
Syahrul menjelaskan, pelaksanaan GPM secara keliling merupakan upaya pemerintah mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Tarakan.
“Ini Gerakan Pangan Murah keliling. Kemarin kita di Juata, mobile kan. Kita kemarin Juata Laut, terus di Amal, nah ini ke sini,” katanya.
Kegiatan tersebut rencananya akan kembali dilaksanakan di wilayah lain pada bulan berikutnya. Beberapa lokasi yang menjadi pertimbangan di antaranya Kelurahan Kampung Enam dan Kampung Empat.
“Mungkin bulan depan kita di Kampung Enam atau Kampung Empat,” ujarnya.
Tingginya antusiasme warga, menurut Syahrul, tidak terlepas dari harga sejumlah komoditas yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar. Hal tersebut membuat masyarakat rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dalam kegiatan GPM.(*)











Discussion about this post