TARAKAN – Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Kota Tarakan menggelar aksi damai di simpang empat depan Grand Tarakan Mall, Kamis (17/9/2026) sore.

Aksi tersebut menjadi bentuk imbauan kepada masyarakat untuk menolak segala bentuk provokasi, isu SARA, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Aksi damai yang berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit itu dimulai sekitar pukul 16.00 WITA. Sekitar 30 hingga 40 orang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam aksinya, LPADKT juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya berita hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
Ketua DPC LPADKT Kota Tarakan, Robinson Usat, mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kondusivitas daerah di tengah munculnya berbagai isu yang dinilai dapat memicu perpecahan di masyarakat.
“Kami dari LPADKT melaksanakan aksi damai untuk menjaga agar tidak berkembang isu-isu yang dapat memecah belah,” ujar Robinson.
Selain menyampaikan pesan perdamaian, LPADKT juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan Tarakan yang belakangan terdampak kabut asap. Dalam kegiatan tersebut, mereka turut membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi aksi.
Robinson mengimbau masyarakat Tarakan maupun Kalimantan Utara agar tidak mudah teradu domba dan tetap menjaga persatuan. Menurutnya, masyarakat perlu menyaring setiap informasi yang diterima sebelum mempercayai atau menyebarkannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.(*)












Discussion about this post