TARAKAN – Tingginya jumlah pengguna SiGanak Hibot di Kota Tarakan menjadi perhatian Dinas Pendidikan dalam memastikan layanan digital pendidikan berjalan optimal. Dengan lebih dari 30 ribu peserta didik yang menggunakan aplikasi tersebut, kapasitas server perlu dievaluasi agar tidak terjadi perlambatan saat siswa mengakses sistem secara bersamaan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, S.T., M.Sc., mengatakan aplikasi SiGanak terhubung dengan sistem yang dikelola bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Ketika jumlah pengguna meningkat pada waktu yang sama, proses membuka aplikasi terkadang membutuhkan waktu lebih lama.
“Memang karena jumlah anak kita lebih dari 30 ribu, ketika aksesnya bersamaan ada kalanya agak lama. Kadang masih berputar-putar saat membuka. Itu karena servernya harus melayani banyak pengguna dalam waktu yang sama,” ujar Tamrin.(*)













Discussion about this post