TARAKAN – SMP Negeri 1 Tarakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan tes urine terhadap sekitar 60 orang yang terdiri atas guru dan mahasiswa yang sedang menjalani praktik di sekolah tersebut. Dari pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif.
Kepala SMP Negeri 1 Tarakan, Mohammad Rachmat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama dengan BNN yang telah dibangun melalui komunikasi dan koordinasi sebelumnya.
Menurutnya, pemeriksaan melibatkan para guru serta mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang sedang menjalani Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) dan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di sekolah tersebut.
“Alhamdulillah, hasilnya negatif semua. Saya juga senang karena ternyata guru-guru aman dan tidak ada yang aneh-aneh,” ujarnya.
Rachmat menyatakan mendukung apabila kegiatan pemeriksaan tersebut dapat dilaksanakan secara berkala. Ia menilai pemeriksaan setiap enam bulan atau setahun sekali dapat menjadi langkah positif untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dari penyalahgunaan narkoba.
Namun, untuk pemeriksaan terhadap siswa, ia menegaskan perlunya koordinasi resmi dengan BNN serta persetujuan orang tua agar pelaksanaannya tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Ia berharap sinergi dengan BNN dapat terus berlanjut, tidak hanya melalui pemeriksaan, tetapi juga edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba kepada warga sekolah.(*)













Discussion about this post