TARAKAN – SMP Negeri 1 Tarakan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi dan pengawasan di lingkungan sekolah. Pesan tentang bahaya narkoba disampaikan secara berulang kepada siswa, baik melalui upacara bendera maupun kegiatan motivasi pagi setiap Jumat.
Kepala SMP Negeri 1 Tarakan, Mohammad Rachmat, mengatakan edukasi tersebut juga melibatkan pihak eksternal, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN), kepolisian, serta puskesmas. Masing-masing instansi memberikan pemahaman sesuai bidangnya, mulai dari bahaya narkoba, keselamatan berlalu lintas, hingga kesehatan remaja.
Menurut Rachmat, guru yang bertugas sebagai pembina upacara turut menyisipkan pesan agar siswa menjauhi perilaku berisiko, termasuk merokok dan mencoba obat-obatan terlarang.
“Setiap upacara bendera, kami selalu menyelipkan pesan supaya anak-anak berhati-hati. Kami ingatkan agar tidak mencoba hal-hal berbahaya,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi kepada siswa, sekolah juga menjalin komunikasi dengan orang tua melalui wali kelas dan paguyuban orang tua. Langkah ini dilakukan agar pengawasan terhadap pergaulan anak dapat berjalan bersama antara sekolah dan keluarga.
Rachmat berharap keterlibatan berbagai pihak dapat membangun kesadaran siswa sejak dini. Menurutnya, pencegahan perlu dilakukan secara konsisten agar pelajar tidak mudah terpengaruh lingkungan yang berisiko terhadap penyalahgunaan narkoba.(*)













Discussion about this post