Selasa, 3 November 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara

Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara Tembus 10.900 Hektare, Tambahan 1.170 Hektare Disiapkan

by Redaksi
11/03/2026
in Kaltara, Tarakan
A A
Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara Tembus 10.900 Hektare, Tambahan 1.170 Hektare Disiapkan

TARAKAN – Upaya pemulihan ekosistem pesisir melalui program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Kalimantan Utara terus menunjukkan perkembangan. Hingga 2026, rehabilitasi mangrove telah mencapai sekitar 10.900 hektare atau 77,9 persen dari target 14.000 hektare yang ditetapkan untuk periode 2024–2027.

PPIU Manager M4CR Kalimantan Utara Tahun 2026, Akhmad Ashar Sarif, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan program rehabilitasi yang dilakukan secara bertahap. Saat ini, tim M4CR juga tengah mempersiapkan rencana kerja untuk melanjutkan kegiatan rehabilitasi pada tahap berikutnya.

Baca Juga

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

Kaltara Jadi Fokus Rehabilitasi Mangrove M4CR, Kemenhut Siapkan Model Percontohan Nasional

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Media Gathering M4CR Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026, Senin (2/11/2026).

“Dari target sekitar 14.000 hektare untuk periode 2024 sampai 2027, saat ini realisasinya sudah mencapai sekitar 10.900 hektare,” ujar Akhmad.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, M4CR telah menyiapkan rencana rehabilitasi tambahan seluas 800 hektare. Selain itu, terdapat dukungan tambahan sekitar 370 hektare yang juga tengah direncanakan.

Dengan demikian, total luasan tambahan yang disiapkan mencapai sekitar 1.170 hektare. Rencana tersebut diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan rehabilitasi sekaligus mendukung pencapaian target program hingga 2027.

“Ke depan masih ada penyusunan rencana kerja. Saat ini sudah disiapkan sekitar 800 hektare dan rencananya akan mendapat dukungan tambahan 370 hektare,” jelasnya.

Dengan realisasi 10.900 hektare, masih terdapat sekitar 3.100 hektare dari target keseluruhan yang perlu dipenuhi. Karena itu, pelaksanaan rehabilitasi akan terus dilanjutkan melalui tahapan dan perencanaan yang telah disiapkan.

Selain rehabilitasi mangrove, program M4CR juga mendorong penerapan konsep silvofishery atau sistem pengelolaan tambak yang mengintegrasikan kegiatan budidaya perikanan dengan pelestarian ekosistem mangrove.

Menurut Akhmad, penerapan konsep tersebut berpotensi memberikan manfaat dari sisi lingkungan maupun ekonomi masyarakat. Namun, dampak nyata penerapannya masih perlu dibuktikan melalui penelitian lebih lanjut.

Ia menyebutkan, informasi yang tersedia sejauh ini masih banyak berasal dari pengalaman kelompok masyarakat di sejumlah daerah. Karena itu, diperlukan kajian yang lebih mendalam untuk memastikan manfaat dan efektivitas penerapan silvofishery.

“Untuk silvofishery, memang masih perlu dilakukan riset lebih lanjut untuk melihat hasil nyatanya. Saat ini informasi mengenai dampaknya masih berdasarkan pengalaman kelompok-kelompok di daerah. Jadi, hal itu perlu dikonfirmasi lagi melalui penelitian,” katanya.

Penelitian tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran terukur mengenai dampak penerapan silvofishery, baik terhadap kelestarian lingkungan maupun peningkatan sosial ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami ingin melihat hasil nyatanya, baik dari aspek lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat, sehingga penerapannya bisa dinilai berdasarkan kajian yang lebih jelas,” tegasnya. (*)

Berita Lainnya

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

by Redaksi
11/03/2026
0

TANA TIDUNG – Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir Kalimantan...

Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

by Redaksi
11/03/2026
0

KALIMANTAN UTARA – Komoditas udang asal Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki peluang untuk terus memperluas pasar hingga ke mancanegara. Potensi tersebut...

Kaltara Jadi Fokus Rehabilitasi Mangrove M4CR, Kemenhut Siapkan Model Percontohan Nasional

Kaltara Jadi Fokus Rehabilitasi Mangrove M4CR, Kemenhut Siapkan Model Percontohan Nasional

by Redaksi
11/03/2026
0

TARAKAN – Kementerian Kehutanan mendorong Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi daerah percontohan nasional dalam rehabilitasi ekosistem mangrove melalui program Mangroves for...

M4CR Dorong Pemulihan Mangrove Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kaltara

M4CR Dorong Pemulihan Mangrove Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kaltara

by Redaksi
11/03/2026
0

TARAKAN – Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tidak hanya berfokus pada rehabilitasi ekosistem mangrove, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan...

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

by Redaksi
11/02/2026
0

KALIMANTAN UTARA – Pemulihan ekosistem mangrove harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Kementerian Kehutanan melalui program Mangroves for...

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan terus mempercepat pembangunan fasilitas penyediaan air bersih di wilayah...

Next Post
Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

Discussion about this post

Terlaris

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

Kelompok Masyarakat Tana Tidung Rasakan Manfaat M4CR, Produk Lokal Tembus Pasar Bali

11/03/2026
Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

Produksi Udang Kaltara Naik Lima Kali Lipat, M4CR Dorong Akses Pasar Ekspor

11/03/2026
Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara Tembus 10.900 Hektare, Tambahan 1.170 Hektare Disiapkan

Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara Tembus 10.900 Hektare, Tambahan 1.170 Hektare Disiapkan

11/03/2026
Kaltara Jadi Fokus Rehabilitasi Mangrove M4CR, Kemenhut Siapkan Model Percontohan Nasional

Kaltara Jadi Fokus Rehabilitasi Mangrove M4CR, Kemenhut Siapkan Model Percontohan Nasional

11/03/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com