TARAKAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kalimantan Utara memilih merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dengan kegiatan sosial yang langsung berdampak kepada masyarakat, tanpa acara seremonial maupun kegiatan di dalam gedung.

Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Utara (Kaltara), Ibnu Saud Is, menegaskan bahwa perayaan HUT tahun ini mengusung tema “Kompak Bergerak dan Berdampak”, yang diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.
“Kegiatan kami ini benar-benar kegiatan yang langsung berdampak kepada masyarakat. Pola perayaannya memang seperti ini, langsung ke bawah, tidak ada acara di gedung dan tidak ada seremonial,” ujarnya.
Ibnu Saud menjelaskan, kegiatan yang telah dan sedang dilakukan antara lain kerja bakti, tanam Mangrove, serta pembagian bantuan sosial seperti beras, yang melibatkan seluruh kader, mulai dari anggota DPRD provinsi hingga kabupaten/kota.
Lebih lanjut, Ibnu Saud menyampaikan bahwa seluruh kegiatan dilakukan secara serentak dan berkelanjutan hingga akhir bulan, dengan melibatkan seluruh struktur partai. Beberapa kegiatan lanjutan juga direncanakan berlangsung di wilayah pesisir, termasuk Karanganyar Pantai.
Selain itu, Ibnu Saud juga menginstruksikan seluruh kader untuk meniadakan pemasangan atribut partai yang tidak berdampak langsung, seperti bendera atau spanduk di pagar-pagar.
“Sudah diperintahkan seluruh atribut dicabut. Pasang bendera atau baliho di pagar tidak ada dampaknya bagi masyarakat. Kecuali di tempat berbayar karena ada kontribusi pajaknya,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan HUT Gerindra harus bersifat kreatif, sederhana, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan kegiatan di kantor, sekretariat, atau hotel.
“Tidak perlu pidato-pidato di ruangan, tidak perlu hiburan atau undang penyanyi. Situasi negara kita sedang menghadapi banyak tantangan, jadi yang dibutuhkan adalah kerja nyata,” pungkasnya.(*)











Discussion about this post