TARAKAN – SMP Negeri 1 Tarakan memperketat imbauan penggunaan masker bagi siswa di tengah kondisi kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di Kota Tarakan. Pihak sekolah juga meminta orang tua memastikan anak-anak menggunakan masker saat berangkat sekolah dan membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak mendesak.
Kepala SMPN 1 Tarakan, Mohammad Rachmat, mengatakan pihaknya masih menemukan siswa yang tidak mengenakan masker meskipun telah membawa perlengkapan tersebut di dalam tas maupun saku pakaian.
“Saya minta orang tua mengingatkan anaknya memakai masker kalau ke sekolah. Tadi pagi saya lihat banyak yang tidak memakai masker, padahal maskernya disimpan di tas atau saku,” ujarnya.
Selain mengingatkan orang tua, Rachmat juga menyampaikan imbauan secara langsung melalui pengeras suara sekolah agar siswa menggunakan masker ketika berada di luar kelas. Ia menilai kedisiplinan siswa masih menjadi tantangan karena sebagian memilih bermain tanpa mengenakan pelindung pernapasan.
Sekolah juga mengurangi aktivitas luar ruangan, termasuk kegiatan olahraga. Untuk sementara, kegiatan olahraga diarahkan pada pembelajaran teori di aula. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi paparan kabut asap, sembari sekolah tetap menerapkan pembatasan jam belajar sesuai surat edaran Dinas Pendidikan.(*)













Discussion about this post