TARAKAN – SD Negeri 018 Karang Rejo terus memperkuat pembentukan karakter dan kebiasaan positif peserta didik melalui berbagai program rutin yang dilaksanakan setiap hari sekolah.
Program tersebut dirancang untuk menyeimbangkan pengembangan kemampuan akademik, pembentukan karakter, serta kesehatan jasmani dan rohani siswa.
Plt Kepala SDN 018 Karang Rejo, Jumriani, S.Pd., menjelaskan setiap awal bulan sekolah mengawali kegiatan dengan program iman dan takwa (imtak). Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak mengaji bersama dan mendengarkan tausiyah sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, setiap Senin dilaksanakan upacara bendera. Sementara Selasa dan Rabu diisi dengan program literasi Al-Qur’an sebelum pembelajaran dimulai.
Melalui kegiatan tersebut, siswa dibiasakan membaca dan menghafal surah-surah pendek yang terdapat dalam Juz 30. Pengulangan dilakukan secara rutin agar anak-anak semakin terbiasa mendengar dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an.
Selanjutnya, setiap Kamis dan Jumat siswa mengikuti senam ceria di lapangan sebelum memulai pembelajaran. Kegiatan ini dibuat lebih fleksibel agar siswa dapat bergerak dengan nyaman dan gembira.
“Anak-anak tidak harus dituntut baris yang lurus. Pokoknya mencari posisi senyaman mungkin dan melakukan gerakan seceria mungkin,” jelas Jumriani.
Sedangkan setiap Sabtu, sekolah mengadakan kegiatan literasi dan numerasi. Siswa diberikan kebebasan membaca buku cerita, baik di dalam maupun di luar kelas, dengan tetap mendapatkan pendampingan dari guru.
Kegiatan literasi juga memanfaatkan media digital melalui pemutaran video-video inspiratif. Terlebih, setiap ruang kelas di SDN 018 Karang Rejo telah dilengkapi proyektor untuk mendukung proses pembelajaran tersebut.
Selain literasi, kegiatan numerasi juga diberikan untuk melatih kemampuan siswa dalam berhitung dan memahami materi matematika.
Rangkaian program tersebut kemudian ditutup dengan kegiatan jalan santai setiap akhir bulan yang dilaksanakan melalui program UKS.
Jumriani berharap, berbagai pembiasaan positif tersebut dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, sehat secara jasmani, serta memiliki landasan spiritual yang baik.
“Harapan kami, anak-anak bisa sehat jasmani dan sehat rohani,” pungkasnya.(*)











Discussion about this post