TARAKAN — Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 menekankan pentingnya penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak sekolah.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Wairjenad) Mayjen TNI Muh. Muchidin, S.Sos., CGCAE., dalam arahannya saat menghadiri kegiatan penyuluhan narkotika yang dilaksanakan di SMAN 2 Tarakan, Senin (26/10/2026), di sela-sela peninjauan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Kota Tarakan.
Mayjen TNI Muh. Muchidin meminta kepada Kodim setempat bersama jajaran Polres dan Satgas agar pelaksanaan penyuluhan tidak hanya terfokus pada satu titik, melainkan dilakukan secara menyeluruh.
Menurutnya, wilayah perkotaan atau daerah transit sangat rentan menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba yang mengancam anak-anak usia sekolah hingga aparat keamanan.
“Iming-iming narkoba itu sangat meninabobokan. Dampaknya tidak saat ini terasa, melainkan ke depan sehingga masa depan kita akan hancur. Saya terus terang melihat seperti itu, miris anak-anak, adik-adik usia sekolah, usia produktif sudah terkena seperti itu,” ujar Mayjen TNI Muh. Muchidin dalam arahannya.
Pihaknya juga mendorong agar Polres dan jajaran kepolisian bersama instansi terkait secara rutin melaksanakan penyuluhan. Ia berpesan agar para pelajar dan generasi muda tidak menganggap kegiatan penyuluhan sebagai bentuk keterpaksaan atau sekadar menggugurkan program semata, melainkan sebagai kebutuhan membentengi diri dari jeratan narkoba.
Selain bahaya narkoba, Wairjenad juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari. Dalam kesempatan interaktif bersama para pelajar di SMAN 2 Tarakan, ia berpesan agar seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, senantiasa menjaga pola hidup sehat dengan rajin berolahraga. (*)













Discussion about this post