Surabaya — Gemuruh prestasi kembali datang dari dunia olahraga Kalimantan Utara (Kaltara). Dyvac Akbar Fiqrillah, atlet muda penuh talenta asal Bumi Benuanta, sukses mengukuhkan diri sebagai yang terbaik setelah menyabet gelar Juara 1 pada ajang bergengsi Tournament Terta Premiere Open Nasional Padel yang digelar di Surabaya.
Tampil penuh percaya diri, Dyvac menunjukkan dominasi absolut di atas lapangan. Permainan taktis, kecepatan, dan akurasi serangan yang ia tunjukkan berhasil membuat lawan-lawannya bertekuk lutut. Podium utama ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas atlet Kaltara kini berada di level elit nasional.
Bakat Muda dari Perbatasan, Prestasi Tanpa Batas
Dyvac merupakan putra dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga sebuah pernyataan tegas bahwa talenta dari daerah mampu bersaing, bahkan melampaui dominasi atlet-atlet dari kota besar.
“Kemenangan ini adalah pesan bagi seluruh anak muda di Kaltara. Jarak bukan penghalang untuk berprestasi. Dyvac telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, kita bisa meraih di tingkat nasional,” ujar H Denny Harianto, ayah Dyvac.
Kemenangan Dyvac di Surabaya diharapkan menjadi booster bagi perkembangan ekosistem olahraga Padel di Kalimantan Utara. Sebagai cabang olahraga yang tengah naik daun, prestasi ini menjadi fondasi kuat bagi Kaltara untuk mencetak lebih banyak mencetak atlet baru baru di masa depan.
Keberhasilan ini juga menjadi kado indah bagi masyarakat Kaltara, sekaligus memicu optimisme bahwa Bumi Benuanta siap menjadi gudang atlet berprestasi yang disegani di kancah nasional maupun internasional.
Dyvac mengikuti jejak sang ayah H Denny Harianto yang merupakan satu-satunya kontingen asal Kaltara peraih medali emas dari Cabor Tenis Lapangan. Tepatnya pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang.
Sebelumnya, H Denny Harianto juga pernah peroleh medali perak dalam Cabor Tenis Lapangan di Pornas XVI Korpri di Semarang – Jawa Tengah Tahun 2023.(*)











Discussion about this post