Tarakan- TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Armada (Kodaeral) XIII berhasil menggagalkan dugaan upaya penyelundupan barang ilegal berupa ballpress yang berasal dari Malaysia. Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Satrol Kodaeral XIII. Pada Senin (13/04/2026).
Keberhasilan tersebut bermula dari informasi intelijen yang diperoleh Denintel Kodaeral XIII pada Jumat, 10 April 2026 pukul 23.00 WITA. Informasi tersebut menyebutkan adanya rencana masuknya barang ilegal dari Tawau, Malaysia, ke wilayah Juata Laut, Tarakan. Informasi ini kemudian diperkuat melalui kerja sama dan validasi bersama Satuan Tugas Asahan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.
Menindaklanjuti informasi tersebut, TNI AL segera berkoordinasi dengan Posal Juata dan melaksanakan operasi di lapangan. Dalam operasi itu, petugas menemukan satu unit mobil pickup yang mengangkut 11 ballpress di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Juata Laut. Sementara itu, pelaku diduga melarikan diri menggunakan speedboat.
Seluruh barang bukti berupa 11 ballpress dan satu unit kendaraan pickup telah diamankan ke Satrol Kodaeral XIII untuk proses lebih lanjut. Keberhasilan ini menunjukkan sinergi yang solid antara TNI AL dan BAIS TNI dalam mendeteksi serta menindak aktivitas penyelundupan lintas negara.
Selain sebagai penegakan hukum terhadap pelanggaran kepabeanan dan perdagangan, penggagalan ini juga bertujuan melindungi industri tekstil dalam negeri dari dampak negatif peredaran barang ilegal.
Secara ekonomi, tindakan ini diperkirakan berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara hingga sekitar Rp447,5 juta. TNI AL bersama BAIS TNI menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan pengembangan intelijen guna mengungkap jaringan penyelundupan yang lebih luas, termasuk memburu pelaku utama yang saat ini masih dalam proses pencarian.
Selanjutnya, barang bukti berupa kendaraan dan ballpress akan diserahkan kepada Bea Cukai Tarakan untuk proses hukum lebih lanjut.
Komandan Kodaeral XIII, Laksamana Muda Sumarji Bimoaji, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi akan terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kedaulatan wilayah serta melindungi kepentingan nasional. (*)











Discussion about this post