Tarakan – Pemerintah Kota Tarakan terus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Festival Iraw Tengkayu XV Tahun 2026. Festival budaya kebanggaan masyarakat Tarakan ini kembali masuk dalam Kalender Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk lima kali berturut-turut, menjadikannya sebagai salah satu agenda prioritas nasional dalam promosi pariwisata Indonesia.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan, Agustina, S.E., mengatakan bahwa masuknya Festival Iraw Tengkayu dalam KEN menjadi momentum penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Melalui Festival Iraw Tengkayu XV 2026, Pemerintah Kota Tarakan berupaya menarik lebih banyak wisatawan dari luar daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata, seni budaya, dan UMKM,” ujarnya.
Sebagai bagian dari promosi nasional, Kementerian Pariwisata RI akan turut mempromosikan Festival Iraw Tengkayu secara lebih luas sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Tarakan.
Selain itu, Pemerintah Kota Tarakan juga berkomitmen memberdayakan pelaku seni dan budayawan lokal dengan menghadirkan berbagai pertunjukan yang dibawakan oleh seniman asli daerah. Langkah tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelestarian budaya sekaligus pengembangan kreativitas masyarakat.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi selama festival berlangsung, pemerintah juga menyediakan area khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan kuliner khas Tarakan serta berbagai produk kerajinan lokal. Kehadiran stand UMKM diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Tarakan juga melakukan penataan kawasan serta peningkatan fasilitas di sejumlah lokasi strategis, seperti Stadion Datu Adil dan Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal, guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Pada pelaksanaan tahun 2026, jumlah pengunjung ditargetkan mencapai 10.000 orang.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, jadwal Festival Iraw Tengkayu XV 2026 dimajukan ke awal Juli. Penyesuaian jadwal ini dilakukan agar tidak berbenturan dengan agenda festival budaya di daerah lain, sekaligus membuka peluang menarik lebih banyak wisatawan dari berbagai wilayah.
Pemerintah Kota Tarakan juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi secara positif dalam menyukseskan rangkaian festival dengan menjaga nilai-nilai kebersamaan, melestarikan warisan budaya, serta menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Masyarakat diimbau untuk tetap tertib, khususnya saat pelaksanaan Pawai Budaya, prosesi adat, hingga penurunan atau pelarungan Padaw Tuju Dulung (perahu tradisional) di kawasan pesisir Pantai Amal, sehingga seluruh rangkaian Festival Iraw Tengkayu XV 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.(*)











Discussion about this post