Tarakan – Bank Indonesia (BI) bersama TNI Angkatan Laut kembali melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T). Pelepasan dilakukan di Dermaga Lanal Tarakan sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh uang rupiah yang layak edar.
Kepala Perwakilan BI Kalimantan Selatan sekaligus Koordinator BI Wilayah Kalimantan, Haris Munandar, mengatakan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat telah berjalan sejak 2012 dan telah melaksanakan sekitar 150 perjalanan. Namun, jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi mengingat Indonesia memiliki sekitar seribu pulau berpenghuni.
Menurut Haris, kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah tidak hanya terjadi sekali dalam setahun, melainkan setiap hari. Karena itu, BI terus memperkuat sinergi dengan TNI AL agar layanan penukaran uang di wilayah 3T dapat dilakukan lebih rutin.
“Harapannya, penukaran uang di daerah terdepan, terpencil, dan terluar bukan lagi menjadi sesuatu yang spesial, tetapi menjadi layanan yang normal dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama BI dan TNI AL juga menjadi bagian dari upaya menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan negara sekaligus simbol persatuan bangsa.(*)











Discussion about this post