Minggu, 9 Agustus 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Tarakan

Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

by Redaksi
07/14/2026
in Tarakan
A A
Nenek Setia Menunggu Cucu di Hari Pertama Sekolah, Simpan Kisah Perjuangan Lolos SPMB di SDN Utama 2 Tarakan

TARAKAN – Suasana hari pertama masuk sekolah pasca Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar anak mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2026). Hal itu terlihat di SDN Utama 2 Tarakan, Kelurahan Pamusian, di mana halaman sekolah dipenuhi orang tua yang melakukan daftar ulang maupun menunggu anak mereka selesai mengikuti kegiatan belajar.

Di tengah ramainya suasana tersebut, tampak seorang nenek yang sejak pagi tidak beranjak dari lingkungan sekolah. Ia adalah Yuliana, warga RT 14 Kelurahan Pamusian, yang setia menunggu dua cucunya mengikuti hari pertama sekolah.

Baca Juga

Massa Aliansi Masyarakat Cinta Damai Desak Polres Tarakan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Pancasila

Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

Deddy Sitorus Serahkan Beasiswa PIP untuk 209 Siswa Tarakan, Dorong Pemanfaatan Dana bagi Pendidikan

Sejak pukul 06.30 Wita, Yuliana telah berada di SDN Utama 2 untuk mengantar Vanesa, siswi kelas 3D, dan Makna Arkanarendra, yang baru memulai pendidikan di kelas 1B.

Meski kedua cucunya telah masuk ke ruang kelas, Yuliana memilih tetap menunggu hingga jam pelajaran usai. Baginya, hari pertama sekolah merupakan momen istimewa yang ingin ia lalui bersama cucu-cucunya.

“Tadi setengah tujuh sudah ke sini. Sampai sekarang. Sengaja nunggu, tapi jauh dari kelasnya cucu,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia memperkirakan akan berada di sekolah hingga sekitar pukul 10.00 Wita, menunggu kepulangan Makna yang masih duduk di kelas 1. Berbeda dengan kekhawatiran banyak orang tua, Makna justru tidak menunjukkan rasa takut ataupun menangis saat ditinggal di kelas.

Menurut Yuliana, kedua cucunya sudah terbiasa dengan suasana sekolah karena sebelumnya mengenyam pendidikan di taman kanak-kanak.

“Mau saja ditinggal di kelas. Semangat. Saya bilang, semangat kalau sekolah,” katanya.

Bahkan, malam sebelum hari pertama sekolah, Makna tidak menunjukkan rasa gugup. Yuliana mengaku sudah terbiasa mengantar cucu ke sekolah. Saat Vanesa pertama kali masuk SD beberapa tahun lalu, ia juga melakukan hal serupa.

“Yang dulu juga begitu. Satu minggu saya di sini,” tuturnya.

Namun, kali ini ia kemungkinan tidak bisa terus menemani karena akan kembali bekerja di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang segera berjalan kembali.

“Kalau saya besok kerja di MBG, besok kayaknya gantian,” katanya.

Peran Yuliana sebagai pengantar sekaligus penunggu cucu dilakukan karena kedua orang tua Vanesa dan Makna sama-sama bekerja.

“Mamaknya kerja, bapaknya juga kerja. Jadi neneknya yang antar,” ujarnya.

Di balik kebahagiaan mengantar cucu pada hari pertama sekolah, Yuliana menyimpan cerita perjuangan panjang saat proses SPMB.

Makna Arkanarendra mendaftar melalui jalur domisili. Meski rumah mereka berada tepat di belakang sekolah, proses seleksi sempat membuat Yuliana harap-harap cemas. Posisi cucunya dalam daftar penerimaan terus berubah hingga mendekati batas kuota.

“Dari 83 sampai 101. Yang diterima 102,” kenangnya.

Menurutnya, usia menjadi faktor penentu pada jalur domisili. Makna yang baru berusia 6 tahun 2 bulan 19 hari harus bersaing dengan calon siswa lain yang usianya lebih tua.

“Padahal jaraknya dekat. Yang diutamakan memang umur,” katanya.

Selama proses pengumuman berlangsung, Yuliana berkali-kali datang ke sekolah untuk memantau perkembangan hasil seleksi. Ia rela menunggu berjam-jam setiap kali ada pembaruan daftar penerimaan.

“Panjang perjuangan. Dari mendaftar sampai kemarin sama guru-guru. Saya tunggu terus. Banyak perubahan. Saya berdoa, ya Tuhan mudah-mudahan cucuku diterima di belakang rumah,” tuturnya.

Apabila Makna tidak diterima di SDN Utama 2, Yuliana mengaku telah menyiapkan pilihan lain di SDN 05 Tarakan meski lokasinya lebih jauh dari rumah.

“Saya mungkin di SDN 05. Agak jauh. Lebih dekat di sini, kan di belakang sekolah,” katanya.

Bagi Yuliana, SDN Utama 2 memiliki nilai sentimental tersendiri. Selain dekat dengan rumah, keempat anaknya juga pernah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

Kini, setelah perjuangan itu berbuah manis dengan diterimanya Makna sebagai siswa baru, Yuliana hanya ingin menikmati momen sederhana sebagai seorang nenek. Duduk di halaman sekolah, menunggu hingga bel pulang berbunyi, lalu menyambut kedua cucunya dengan senyum lega.

“Baru saya lega sudah. Tapi ini cucu saya tidak takut ditinggal, malah saya disuruh pulang masakkan kakeknya,”bebernya(*)

Berita Lainnya

Massa Aliansi Masyarakat Cinta Damai Desak Polres Tarakan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Pancasila

Massa Aliansi Masyarakat Cinta Damai Desak Polres Tarakan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Pancasila

by Redaksi
08/08/2026
0

TARAKAN – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Damai mendatangi Mapolres Tarakan, Sabtu (8/8/2026). Mereka mendesak kepolisian segera...

Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

by Redaksi
08/07/2026
0

TARAKAN –Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jubah Hitam, organisasi sayap Gerakan Pemuda Asli Kalimantan (Gepak) Kalimantan Utara, resmi melaporkan seorang oknum...

Deddy Sitorus Serahkan Beasiswa PIP untuk 209 Siswa Tarakan, Dorong Pemanfaatan Dana bagi Pendidikan

Deddy Sitorus Serahkan Beasiswa PIP untuk 209 Siswa Tarakan, Dorong Pemanfaatan Dana bagi Pendidikan

by Redaksi
08/05/2026
0

TARAKAN – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Utara, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menyerahkan bantuan Beasiswa Program Indonesia Pintar...

209 Siswa Tarakan Terima Beasiswa PIP, Wali Kota Apresiasi Dukungan Komisi X DPR RI

209 Siswa Tarakan Terima Beasiswa PIP, Wali Kota Apresiasi Dukungan Komisi X DPR RI

by Redaksi
08/05/2026
0

TARAKAN – Sebanyak 209 siswa di Kota Tarakan menerima bantuan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) dalam kegiatan penyerahan bantuan yang...

MoU dengan Pertamina, Wali Kota Tarakan Tekankan Pentingnya Simulasi Penanganan Keadaan Darurat

MoU dengan Pertamina, Wali Kota Tarakan Tekankan Pentingnya Simulasi Penanganan Keadaan Darurat

by Redaksi
08/04/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menegaskan pentingnya latihan dan simulasi bersama dalam penanganan keadaan darurat agar...

Wali Kota Tarakan Ingatkan Mahasiswa Baru UBT, Kesuksesan Tak Cukup Modal Nilai Akademik

Wali Kota Tarakan Ingatkan Mahasiswa Baru UBT, Kesuksesan Tak Cukup Modal Nilai Akademik

by Redaksi
08/04/2026
0

TARAKAN – Universitas Borneo Tarakan (UBT) resmi menyambut 2.137 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Senat Terbuka Peresmian Penerimaan...

Next Post
BI Perkuat Edukasi Ciri Keaslian Rupiah bagi Masyarakat 3T

BI Perkuat Edukasi Ciri Keaslian Rupiah bagi Masyarakat 3T

BI Bawa Rp6 Miliar untuk Penukaran Uang di Wilayah 3T

BI Bawa Rp6 Miliar untuk Penukaran Uang di Wilayah 3T

BI dan TNI AL Perkuat Layanan Rupiah di Wilayah 3T

BI dan TNI AL Perkuat Layanan Rupiah di Wilayah 3T

Discussion about this post

Terlaris

Deddy Sitorus Perjuangkan Beasiswa PIP untuk 939 Siswa di Nunukan, 207 Siswa Dapil 4 Terima pada Tahap I 2026

Deddy Sitorus Perjuangkan Beasiswa PIP untuk 939 Siswa di Nunukan, 207 Siswa Dapil 4 Terima pada Tahap I 2026

08/08/2026
Massa Aliansi Masyarakat Cinta Damai Desak Polres Tarakan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Pancasila

Massa Aliansi Masyarakat Cinta Damai Desak Polres Tarakan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Pancasila

08/08/2026
Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

Aksi Demo Diwarnai Dugaan Penghinaan Pancasila, Ormas Jubah Hitam Gepak Laporkan Oknum Mahasiswa ke Polres Tarakan

08/07/2026
Wakil Gubernur Kaltara Tegaskan Komitmen Perkuat Infrastruktur dan Investasi pada Benuanta Economic Forum 2026

Wakil Gubernur Kaltara Tegaskan Komitmen Perkuat Infrastruktur dan Investasi pada Benuanta Economic Forum 2026

08/05/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com