TARAKAN– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Taraka masif menggelar program “Police Goes to School” di sejumlah sekolah menengah pada, Selasa (8/09/2206). Langkah ini merupakan bagian dari upaya preemtif (edukasi) dan preventif (pencegahan) guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur dan pelajar remaja.
Kasat Lantas Polres Tarakan, IPTU Ardi Wisnu Pradana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah menjadi sarana pendekatan humanis yang sangat penting. Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), petugas memberikan materi interaktif mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, larangan penggunaan knalpot tidak standar (brong), kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, serta larangan keras membawa kendaraan bermotor bagi pelajar yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Upaya preemtif ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin dan menghargai nyawa di jalan raya. Kami tidak hanya memberikan teori hukum formal, melainkan juga menanamkan etika berkendara dan safety riding demi keselamatan bersama,” ujar Kasat Lantas dalam kunjungannya
Selain memberikan penyuluhan personel Satlantas juga melakukan tindakan preventif di lapangan. Petugas menyiagakan personel di area zona selamat sekolah saat jam masuk untuk membantu penyeberangan siswa serta mengawasi potensi pelanggaran kasat mata yang membahayakan.
Pihak sekolah mengapresiasi penuh kehadiran pihak kepolisian dan berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan secara berkala demi membentuk perilaku tertib lalu lintas. Melalui gerakan ini, para pelajar juga diajak berkomitmen untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun pertemanan mereka.(*)











Discussion about this post