Senin, 2 November 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Bulungan

Ahli Hukum: KDRT Berujung Memar, Polisi Wajib Tindak Lanjuti

by Admin
01/09/2025
in Bulungan, Daerah, Hukum & Kriminal
A A
Ahli Hukum: KDRT Berujung Memar, Polisi Wajib Tindak Lanjuti

Ahli hukum pidana menyoroti penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan.

SB, TARAKAN – Ahli hukum pidana menyoroti penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang belum lama terjadi di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan.

Padahal, dengan bukti fisik seperti memar sudah cukup untuk menindaklanjuti kasus KDRT.

Baca Juga

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Sebelumnya, terjadi peristiwa dugaan KDRT pada Senin, 9 Desember 2024 malam sekira pukul 19.30 Wita di Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, dimana berdasarkan pengakuan korban PI (24) mengalami memar disekujur tubuh.

Namun, berdasarkan keterangan Kapolsek Bunyu, AKP Luzman Aziz pihaknya belum menemukan cukup bukti dalam pemenuhan pasal 44 tentang penghapusan Kekerasan KDRT.

Dengan demikian, pihaknya masih menunggu keterangan ahli untuk menetapkan layak tidaknya perkara teraebut ke penyidikan.

Dosen Hukum Pidana Universitas Borneo Tarakan (UBT) Dr. Aris Irawan, S.H.,M.H.,CPM.menyatakan, menurut yurisprudensi atau keputusan hakim terdahulu yang dijadikan pedoman oleh hakim lainnya dalam memutuskan perkara yang serupa, maka yang dinamakan penganiayaan ialah perbuatan yang menyebabkan perasaan tidak enak (penderitaan), rasa sakit, dan menyebabkan luka-luka.

“Adanya memar disekujur tubuh pada seseorang, dapat dikategorikan dugaan penganiayaan,” terang Aris Irawan.

Tak hanya itu, adanya kekerasan psikis dan fisik diatur dalam Undang-undang (UU) KDRT sebagai perbuatan pidana.

“Seharusnya, tidak ada alasan bagi Kepolisian untuk tidak menindaklanjuti kasus KDRT,”

Diterangkan juga Aris Irawan, adanya dua alat bukti atau bukti permulaan dinilai cukup untuk dapat menduga terjadinya perbuatan penganiayaan. Sudah seharusnya kepolisian memproses perbuatan tersebut.

“Tidak ada alasan untuk tidak memproses laporan KDRT,” terangnya.

Lebih lanjut, KDRT yang menimbulkan rasa sakit maupun memar masuk dalam delik biasa. Artinya, tindak pidana tersebut dapat diproses tanpa persetujuan atau laporan dari korban atau pihak yang dirugikan.

Sekalipun tidak ada pengaduan dari korban, masyarakat bisa mengadukan ke Kepolisian.

“Kepolisian bisa melakukan proses pemeriksaan baik ditingkat penyelidikan dan penyidikan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Dr. Aris Irawan menilai pada Pasal 44 UU No. 23/2004 tentang KDRT telah terpenuhi.

“Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga, sebagaimana dimaksud pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun,” berdasarkan pasal 44 huruf a No. 23/2004 tentang KDRT.

Aris Irawan juga mengatakan, dilihat dari uraian KDRT dengan bukti kekerasan fisik yang disertai foto memar dan hasil visum. Maka dapat dapat dikatagorikan dalam unsur objektif.

Ia menjelaskan, unsur objektif dalam hukum artinya unsur yang berkaitan dengan perbuatan itu sendiri, seperti tindakan fisik yang melanggar hukum.

Selain itu terdapat pula unsur subjektifnya, maka semua unsur dapat dipenuhi dan perbuatannya bisa diduga dikategorikan masuk perbuatan yang melanggar UU KDRT.

Unsur subjektif yang meliputi, kesengajaan atau ketidaksengajaan, dimana hal tersebut berkaitan dengan diri pelaku suatu perbuatan.

“Sehingga, seharusnya pelaku mempertanggungjawabkan perbuatanya sesuai ketentuan pidana yang dilanggarnya,” tutupnya. (OC)

Tags: Ahli HukumBulunganKDRT

Berita Lainnya

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

by Redaksi
11/02/2026
0

KALIMANTAN UTARA – Pemulihan ekosistem mangrove harus berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Kementerian Kehutanan melalui program Mangroves for...

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan terus mempercepat pembangunan fasilitas penyediaan air bersih di wilayah...

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Serikat buruh di Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menyuarakan tuntutan terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027. Mereka berharap...

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Penunjukan Kota Tarakan sebagai salah satu daerah Kota Wakaf tahun 2026 mulai ditindaklanjuti melalui persiapan program lintas sektor....

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Warga, Satgas TMMD Ke-130 Gelar Diskusi Bersama

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Warga, Satgas TMMD Ke-130 Gelar Diskusi Bersama

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat terus diperkuat Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...

Disdik Tarakan Siapkan Program Balik Anak Hebat, Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

Disdik Tarakan Siapkan Program Balik Anak Hebat, Perkuat Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

by Redaksi
11/02/2026
0

TARAKAN – Dinas Pendidikan Kota Tarakan memberikan perhatian khusus terhadap meningkatnya jumlah anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan pendampingan dan penanganan...

Next Post
Mutasi Kendaraan dan Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Meningkat Drastis

Mutasi Kendaraan dan Pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor Meningkat Drastis

Ujian Nasional Digelar Kembali? Kadisdik Tarakan: Beda Skema Ukur Kualitas Pendidikan

Ujian Nasional Digelar Kembali? Kadisdik Tarakan: Beda Skema Ukur Kualitas Pendidikan

Ombudsman Sebut RSUD dr. Jusuf SK Terkendala Dokter Kemoterapi

Ombudsman Sebut RSUD dr. Jusuf SK Terkendala Dokter Kemoterapi

Discussion about this post

Terlaris

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

Dukung Ekonomi dan Ketahanan Pangan, M4CR Salurkan Rp 534 Juta untuk Usaha Masyarakat Pesisir

11/02/2026
TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

TMMD Ke-130 Bangun Tandon Air Bersih, Permudah Akses Air Warga Tanjung Batu

11/02/2026
Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

Buruh Kaltara Desak UMP 2027 Mendekati KHL Rp4,97 Juta

11/02/2026
Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

Tarakan Siapkan Lima Lokasi Percontohan, Pencanangan Kota Wakaf Ditargetkan Desember

11/02/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com