Kamis, 3 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Andalkan Pasokan dari Luar Daerah, Harga Cabai Rawit Tembus Rp150 Ribu Perkilo

by Admin
03/10/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Andalkan Pasokan dari Luar Daerah, Harga Cabai Rawit Tembus Rp150 Ribu Perkilo

SB, TARAKAN – Harga jual komoditas cabai rawit di pasar Gusher Tarakan masih tinggi dan sampai saat ini masih berkisar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram (kg).

Masih mahalnya harga jual cabai rawit ini salah satunya dipicu oleh pasokan yang lambat datang dari daerah luar seperti Sulawesi, sehingga stok di para pedagang menipis.

Baca Juga

PKKMB Politeknik Kaltara, Dandim Tarakan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Karakter

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

“Harga cabai sekarang masih mahal 140 ribu. Memang turun dari awal puasa yang sempat harganya 200 ribu,” kata Ika, salah seorang pedagang di pasar Gusher Tarakan.

“Kalau penyebabnya ya karena cuaca dan kiriman dari luar (Sulawesi) kurang, kan dibawa kapal jadi kadang terlambat,” imbuhnya.

Untuk menekan harga jual tinggi kepada konsumen, Ika pun mencoba menampung cabai rawit dari petani lokal yang ada di Tarakan.

“Ada cabai lokal juga kita jual, tapi tetap mahal karena mengikuti harga awal setelah kemarin naik. Kalau biasa normalnya harga 80 ribu atau 70 ribu per kilonya,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Rajiah, pedagang sayur mayur yang menjual cabai rawit. Ia menuturkan harga jual dalam sepekan terakhir ini masih tergolong tinggi.

“Itu cabai yang hijau masih 180 ribu kalau rawit yang merah 140 ribu sampai 150 ribu kita jual,” ujarnya.

Tingginya harga cabai rawit hingga memasuki pertengah bulan Ramadan ini, menurut Rajiah sudah biasa terjadi. Terlebih jika pasokan dari luar berkurang kepada para pedagang.

“Yang cabai lokal itu mahal. Jadi memang kalau cabai luar masuk stok banyak bisa lebih murah karena cabai rawit dari Sulawesi yang agak murah jualnya,” tukasnya. (SB)

Berita Lainnya

PKKMB Politeknik Kaltara, Dandim Tarakan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Karakter

PKKMB Politeknik Kaltara, Dandim Tarakan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Karakter

by Redaksi
09/03/2026
0

TARAKAN – Derasnya arus informasi di media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Kemampuan menyaring informasi dinilai sama pentingnya dengan...

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

by Redaksi
09/02/2026
0

TARAKAN — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Tarakan mendorong agar pembayaran iuran bagi pekerja rentan dilakukan pada awal bulan. Langkah ini...

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

by Redaksi
09/02/2026
0

TARAKAN — Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa instansi terkait, Komisi II DPRD Kota Tarakan menyoroti perubahan mekanisme pembayaran...

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Perumda Tirta Alam Kota Tarakan memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal dan mengalir secara kontinu...

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN — Forum Serikat Buruh Kalimantan Utara (Kaltara) Revolusioner menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026)...

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Meski demikian,...

Next Post
Satgas Pangan Polres Tarakan Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar Tarakan dan Gudang Bulog

Satgas Pangan Polres Tarakan Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar Tarakan dan Gudang Bulog

Tegas! Wali Kota Tarakan: Tutup Tempat Usaha yang Jual Miras Tak Sesuai Aturan

Tegas! Wali Kota Tarakan: Tutup Tempat Usaha yang Jual Miras Tak Sesuai Aturan

Ombudsman Temukan Pompa Ukur BBM Tak Sesuai Indikator

Ombudsman Temukan Pompa Ukur BBM Tak Sesuai Indikator

Discussion about this post

Terlaris

PKKMB Politeknik Kaltara, Dandim Tarakan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Karakter

PKKMB Politeknik Kaltara, Dandim Tarakan Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Karakter

09/03/2026
BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

BPJS Ketenagakerjaan Tarakan Dorong Pembayaran Iuran Pekerja Rentan di Awal Bulan

09/02/2026
Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

Sistem Pembayaran BPJS Berubah, Komisi II DPRD Tarakan Soroti Rantai Birokrasi yang Dinilai Terlalu Panjang

09/02/2026
Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

09/01/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com