Selasa, 20 Oktober 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Andalkan Pasokan dari Luar Daerah, Harga Cabai Rawit Tembus Rp150 Ribu Perkilo

by Admin
03/10/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Andalkan Pasokan dari Luar Daerah, Harga Cabai Rawit Tembus Rp150 Ribu Perkilo

SB, TARAKAN – Harga jual komoditas cabai rawit di pasar Gusher Tarakan masih tinggi dan sampai saat ini masih berkisar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram (kg).

Masih mahalnya harga jual cabai rawit ini salah satunya dipicu oleh pasokan yang lambat datang dari daerah luar seperti Sulawesi, sehingga stok di para pedagang menipis.

Baca Juga

TMMD ke-130 Buka Akses Lebih Dekat ke Kawasan Pendidikan Pantai Amal

Warga Tanjung Batu Harapkan Pembangunan Jalan TMMD Permudah Aktivitas Sehari-hari

Tingkatkan Partisipasi dan Kolaborasi, Bawaslu Tarakan Gelar 55 Konsolidasi Demokrasi Sejak Januari 2026

“Harga cabai sekarang masih mahal 140 ribu. Memang turun dari awal puasa yang sempat harganya 200 ribu,” kata Ika, salah seorang pedagang di pasar Gusher Tarakan.

“Kalau penyebabnya ya karena cuaca dan kiriman dari luar (Sulawesi) kurang, kan dibawa kapal jadi kadang terlambat,” imbuhnya.

Untuk menekan harga jual tinggi kepada konsumen, Ika pun mencoba menampung cabai rawit dari petani lokal yang ada di Tarakan.

“Ada cabai lokal juga kita jual, tapi tetap mahal karena mengikuti harga awal setelah kemarin naik. Kalau biasa normalnya harga 80 ribu atau 70 ribu per kilonya,” jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Rajiah, pedagang sayur mayur yang menjual cabai rawit. Ia menuturkan harga jual dalam sepekan terakhir ini masih tergolong tinggi.

“Itu cabai yang hijau masih 180 ribu kalau rawit yang merah 140 ribu sampai 150 ribu kita jual,” ujarnya.

Tingginya harga cabai rawit hingga memasuki pertengah bulan Ramadan ini, menurut Rajiah sudah biasa terjadi. Terlebih jika pasokan dari luar berkurang kepada para pedagang.

“Yang cabai lokal itu mahal. Jadi memang kalau cabai luar masuk stok banyak bisa lebih murah karena cabai rawit dari Sulawesi yang agak murah jualnya,” tukasnya. (SB)

Berita Lainnya

TMMD ke-130 Buka Akses Lebih Dekat ke Kawasan Pendidikan Pantai Amal

TMMD ke-130 Buka Akses Lebih Dekat ke Kawasan Pendidikan Pantai Amal

by Redaksi
10/20/2026
0

TARAKAN – Akses menuju kawasan pendidikan di Pantai Amal menjadi salah satu manfaat yang dinantikan warga Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan...

Warga Tanjung Batu Harapkan Pembangunan Jalan TMMD Permudah Aktivitas Sehari-hari

Warga Tanjung Batu Harapkan Pembangunan Jalan TMMD Permudah Aktivitas Sehari-hari

by Redaksi
10/20/2026
0

TARAKAN,  – Pembukaan akses jalan di kawasan Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan, menjadi salah satu sasaran pembangunan dalam...

Tingkatkan Partisipasi dan Kolaborasi, Bawaslu Tarakan Gelar 55 Konsolidasi Demokrasi Sejak Januari 2026

Tingkatkan Partisipasi dan Kolaborasi, Bawaslu Tarakan Gelar 55 Konsolidasi Demokrasi Sejak Januari 2026

by Redaksi
10/20/2026
0

TARAKAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tarakan terus berkomitmen menjaga kualitas demokrasi melalui berbagai kegiatan konsolidasi demokrasi. Sepanjang...

M4CR Dorong Kolaborasi Multipihak melalui Forum Komunikasi Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan di Kalimantan Utara

M4CR Dorong Kolaborasi Multipihak melalui Forum Komunikasi Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan di Kalimantan Utara

by Redaksi
10/20/2026
0

Tanjung Selor, 20 Oktober 2026 — Upaya rehabilitasi mangrove dan keberlanjutan ekosistem pesisir membutuhkan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak....

Gotong Royong Satgas TMMD ke-130 Kodim Tarakan, Bangun Rumah Layak Huni untuk Cristina

Gotong Royong Satgas TMMD ke-130 Kodim Tarakan, Bangun Rumah Layak Huni untuk Cristina

by Redaksi
10/19/2026
0

TARAKAN,  – Pembangunan rumah Cristina Bueharin (45), warga RT 20 Kota Tarakan, menjadi salah satu potret kebersamaan dalam program TNI...

Hari Ketujuh TMMD Ke-130, Satgas Kodim Tarakan Kebut Pembukaan Jalan Tanjung Batu

Hari Ketujuh TMMD Ke-130, Satgas Kodim Tarakan Kebut Pembukaan Jalan Tanjung Batu

by Redaksi
10/19/2026
0

TARAKAN, – Pengerjaan pembukaan jalan di kawasan Tanjung Batu, Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan, terus berlanjut pada hari ketujuh pelaksanaan...

Next Post
Satgas Pangan Polres Tarakan Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar Tarakan dan Gudang Bulog

Satgas Pangan Polres Tarakan Cek Stok dan Harga Bahan Pokok di Sejumlah Pasar Tarakan dan Gudang Bulog

Tegas! Wali Kota Tarakan: Tutup Tempat Usaha yang Jual Miras Tak Sesuai Aturan

Tegas! Wali Kota Tarakan: Tutup Tempat Usaha yang Jual Miras Tak Sesuai Aturan

Ombudsman Temukan Pompa Ukur BBM Tak Sesuai Indikator

Ombudsman Temukan Pompa Ukur BBM Tak Sesuai Indikator

Discussion about this post

Terlaris

TMMD ke-130 Buka Akses Lebih Dekat ke Kawasan Pendidikan Pantai Amal

TMMD ke-130 Buka Akses Lebih Dekat ke Kawasan Pendidikan Pantai Amal

10/20/2026
Warga Tanjung Batu Harapkan Pembangunan Jalan TMMD Permudah Aktivitas Sehari-hari

Warga Tanjung Batu Harapkan Pembangunan Jalan TMMD Permudah Aktivitas Sehari-hari

10/20/2026
Tingkatkan Partisipasi dan Kolaborasi, Bawaslu Tarakan Gelar 55 Konsolidasi Demokrasi Sejak Januari 2026

Tingkatkan Partisipasi dan Kolaborasi, Bawaslu Tarakan Gelar 55 Konsolidasi Demokrasi Sejak Januari 2026

10/20/2026
M4CR Dorong Kolaborasi Multipihak melalui Forum Komunikasi Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan di Kalimantan Utara

M4CR Dorong Kolaborasi Multipihak melalui Forum Komunikasi Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan di Kalimantan Utara

10/20/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com