Tarakan- Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hasan Saleh, menghadiri kegiatan akselerasi ekspor langsung komoditas unggulan Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kaltara.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong percepatan distribusi hasil komoditas daerah ke pasar internasional tanpa harus melalui jalur distribusi panjang seperti sebelumnya. Dengan adanya akselerasi ini, produk unggulan Kaltara diharapkan dapat langsung menembus pasar ekspor secara lebih cepat, efisien, dan kompetitif.
Dalam kesempatan tersebut, Hasan Saleh menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan oleh BKHIT Kaltara dalam membuka akses ekspor langsung. Menurutnya, langkah ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai tambah produk serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha dan petambak.
“Ini merupakan langkah nyata yang patut diapresiasi. Selama ini proses ekspor cukup panjang, sehingga memakan waktu dan biaya. Dengan adanya jalur langsung, tentu akan sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen DPR RI dalam mendukung program-program pemerintah melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebijakan yang berpihak pada pengembangan potensi daerah.
Selain itu, Hasan Saleh menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan komoditas unggulan, seperti kepiting, yang menjadi salah satu andalan Kaltara. Ia mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah dalam menghadirkan kebijakan konservasi guna menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan produksi.
Kegiatan akselerasi ekspor ini juga membuka peluang perluasan pasar yang sebelumnya terfokus pada negara tertentu, kini mulai merambah ke berbagai kawasan seperti Asia, Eropa, hingga Amerika.
Dengan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan para pelaku usaha, diharapkan akselerasi ekspor langsung ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Utara secara berkelanjutan.(*)











Discussion about this post