Tarakan — Sebuah rumah milik warga di RT 5 Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi baru-baru ini. Pemilik rumah, Salmah, mengaku peristiwa ini bukan yang pertama kali terjadi.
Ia menceritakan, sebelum kejadian longsor, sempat mendengar suara gaduh dari arah belakang rumah saat sedang mencuci piring. Awalnya ia mengira suara tersebut berasal dari monyet yang sering muncul di sekitar permukiman.
“Saya kira monyet loncat-loncat, soalnya memang pernah ada monyet turun dari atas. Tapi pas dilihat, ternyata tanah di belakang sudah longsor,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, bagian belakang rumah mengalami kerusakan cukup parah hingga tidak lagi layak ditempati. Dinding jebol dan struktur bangunan melemah.
“Sudah tidak bisa ditempati kalau begini,” katanya.
Salmah mengungkapkan, longsor serupa sudah terjadi dua kali, meski ia tidak mengingat pasti kapan kejadian pertama terjadi. Selain longsor, rumahnya juga pernah terdampak kejadian lain seperti tertimpa material dari atas.
Petugas dari kelurahan dan instansi terkait disebut sudah datang ke lokasi untuk melakukan pendataan. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian terkait bentuk bantuan yang akan diberikan.
“Tadi petugas sudah datang, katanya masih menunggu dari BPBD dan Basarnas. Biasanya sih dikasih terpal dulu,” jelasnya.
Rumah yang ditempati Salma merupakan milik pribadi yang dibangun sejak tahun 1990. Ia sendiri telah tinggal di kawasan tersebut sejak tahun 1977 setelah membeli tanah dengan harga sekitar Rp500 ribu.
Kini, dengan kondisi rumah yang rusak, ia berharap adanya bantuan dari pemerintah, baik berupa perbaikan rumah maupun program bedah rumah.
“Harapannya bisa dibantu, karena ini rumah satu-satunya,” ucapnya.
Selain longsor, rumah tersebut juga pernah terdampak getaran gempa yang menyebabkan retakan di beberapa bagian bangunan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat kondisi tanah di kawasan tersebut dinilai rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem.(*)











Discussion about this post