Senin, 25 Mei 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Tarakan

Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

by Redaksi
04/09/2026
in Tarakan
A A
Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

Tarakan — Warga RT 5 Kelurahan Lingkas Ujung mengkhawatirkan kondisi permukiman yang rawan longsor setelah kembali terjadi peristiwa tanah ambles pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WITA.

Ketua RT 5, Muliani, mengungkapkan bahwa informasi awal diperoleh dari salah satu warga, Ibu Chaya, yang mendengar suara gemuruh dari arah belakang rumah.

Baca Juga

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

BKHIT Kaltara Perketat Pengawasan Jalur Masuk ke Tarakan

“Dikira gempa, karena suaranya besar. Tapi setelah dilihat dari jendela, ternyata tanah di belakang rumah sudah longsor,” ujarnya.

Longsor tersebut terjadi di bagian belakang rumah warga yang masih satu bangunan, sementara penghuni lain tidak langsung menyadari kejadian tersebut karena berada di bagian depan rumah.

Menurut Muliani, wilayah RT 5 memang tergolong rawan longsor. Bahkan, kejadian serupa kerap terjadi di beberapa titik sepanjang kawasan tersebut.

“Dari ujung sampai ke atas sana itu sering longsor. Ada beberapa titik, bahkan sebelumnya juga sudah pernah terjadi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, setidaknya terdapat tiga titik rawan longsor di wilayah RT 5, termasuk di bagian depan dan area atas permukiman. Kondisi ini diperparah dengan belum adanya pembangunan siring atau penahan tanah secara menyeluruh.

“Baru sebagian kecil yang dipasang siring, itu pun belum sampai ke belakang. Padahal yang paling rawan justru di bagian atas,” katanya.

Muliani menambahkan, kondisi tanah di bagian atas saat ini sangat mengkhawatirkan karena sudah menggantung dan berpotensi longsor jika terjadi hujan deras.

Salah satu rumah yang berada di area atas diketahui milik warga bernama Zainuddin Muhammad, yang telah lama menetap di kawasan tersebut.

“Kalau hujan, yang di atas itu sangat rawan runtuh karena tanahnya sudah menggantung,” ungkapnya.

Berdasarkan catatan warga, longsor besar pernah terjadi sekitar 10 tahun lalu, sementara kejadian lain juga terjadi sekitar dua tahun terakhir di titik berbeda.

Meski demikian, hingga saat ini penanganan dinilai masih minim. Muliani menyebutkan bahwa bantuan yang diberikan umumnya hanya bersifat sementara.

“Biasanya hanya diberikan terpal. Untuk pembangunan seperti siring atau perbaikan permanen belum ada,” katanya.

Pihak RT juga telah beberapa kali mengusulkan program bedah rumah bagi warga yang terdampak. Dari pendataan, terdapat sekitar 20 rumah di wilayah tersebut yang dinilai layak mendapatkan bantuan.

“Selama saya menjabat, sudah dua kali kami usulkan. Tapi sampai sekarang masih menunggu proses,” ujarnya.

Sementara itu, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan. Namun, hingga kini belum ada tindakan lanjutan selain rencana pemberian bantuan darurat.

“Mereka sudah datang, tapi penanganannya masih menunggu. Katanya mau diusulkan dulu bantuan terpal,” tambahnya.

Warga berharap adanya penanganan serius dari pemerintah, mengingat kondisi tanah yang terus bergerak dan berpotensi membahayakan permukiman.

“Kami berharap ada solusi permanen, karena ini menyangkut keselamatan warga,” pungkasnya.(*)

Berita Lainnya

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

by Redaksi
05/24/2026
0

Tarakan — Sat Reskrim Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pengrusakan dan percobaan pencurian terhadap mesin ATM Bank Muamalat...

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

by Redaksi
05/23/2026
0

Kalimantan Utara – Kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI)...

BKHIT Kaltara Perketat Pengawasan Jalur Masuk ke Tarakan

BKHIT Kaltara Perketat Pengawasan Jalur Masuk ke Tarakan

by Redaksi
05/23/2026
0

Tarakan – Menjelang Hari Raya Iduladha, pengawasan lalu lintas hewan kurban di Tarakan semakin diperketat. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan...

Pemkot Tarakan Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas PMK dan AI

Pemkot Tarakan Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas PMK dan AI

by Redaksi
05/23/2026
0

Tarakan — Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Tarakan, Elang Buhana memastikan Pemerintah Kota Tarakan melakukan pengawasan intensif terhadap hewan kurban,...

Satresnarkoba Polres Tarakan Ungkap Kasus Sabu di Sebengkok Tiram, Dua Pria Diamankan

Satresnarkoba Polres Tarakan Ungkap Kasus Sabu di Sebengkok Tiram, Dua Pria Diamankan

by Redaksi
05/23/2026
0

TARAKAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tarakan kembali mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah Kota Tarakan, Kalimantan Utara....

Langkah Besar Ekspor Perikanan Kaltara, Kepiting Perdana Dikirim Langsung ke Hongkong

Langkah Besar Ekspor Perikanan Kaltara, Kepiting Perdana Dikirim Langsung ke Hongkong

by Redaksi
05/22/2026
0

Tarakan-Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan ekspor komoditas...

Next Post
Tiga Titik Rawan Longsor di Lingkas Ujung, Warga RT 5 Tarakan Minta Penanganan Serius

Berdampak Longsor Dua Kali, Ibu Salmah Harap Bantuan Perbaikan

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

Pembangunan Pusat Pemerintahan Tarakan Dorong Ekonomi, DPRD: Anggaran Rp280 Miliar Disiapkan Bertahap

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

Wasekjen DPP PKB Tekankan Demokrasi dan Konsolidasi di Muscab PKB Kaltara

Discussion about this post

Terlaris

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Polisi Ringkus Pelaku Percobaan Pembobolan ATM Bank Muamalat di Tarakan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

05/24/2026
Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

Bank Indonesia Perkuat Digitalisasi Pelabuhan melalui Program SIAP QRIS di Kalimantan Utara

05/24/2026
Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

Soft Launching Pelabuhan Liem Hie Djung SIAP QRIS di Nunukan

05/24/2026
Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

Sinergi Pemprov Kaltara dan BI Dinilai Perkuat Stabilitas Ekonomi Daerah

05/23/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com