Selasa, 28 Juli 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Edukasi PMI Deportan, Donal: Ini Bukan Prestasi, Tapi Musibah yang Harus Dihentikan!

by Admin
08/03/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara, Nunukan
A A
Edukasi PMI Deportan, Donal: Ini Bukan Prestasi, Tapi Musibah yang Harus Dihentikan!

FOTO : Anggota DPRD Nunukan saat memberikan edukasi ke sejumlah korban deportasi di Rusunawa tempat mereka ditampung sementara.

SB, NUNUKAN – Keprihatinan terhadap nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) deportan dari Malaysia kembali disuarakan oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Donal S.Pd. Dalam kunjungannya ke Rusunawa Nunukan pada Jumat (1/8/2025), Donal memberikan edukasi kepada 108 PMI yang baru saja dideportasi, termasuk 18 orang yang dipulangkan karena kasus narkoba.

Donal menekankan pentingnya menempuh jalur legal untuk bekerja di luar negeri. Ia mengingatkan bahwa bekerja sebagai migran bukan hal yang terlarang, tetapi harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga

LLK Tarakan Tingkatkan Kompetensi Instruktur, Pelatihan Alat Berat Terkendala Sarana dan Anggaran

Disnaker Tarakan: Lowongan Kerja Formal Hanya 300–500 per Tahun, Pengangguran Capai Sekitar 6.000 Orang

Kasus Begal Palsu di Tarakan Terungkap, Ormas Desak Polisi Tindak Pelapor

“Bekerja di luar negeri bukan hal yang dilarang, tetapi harus melalui prosedur hukum dan imigrasi yang berlaku,” tegasnya.

Ia memperingatkan bahwa tindakan nekat memilih jalur ilegal akan terus membawa masalah bagi diri sendiri dan keluarga.

“Kalau masih nekat lewat jalur ilegal, kalian akan terus-terusan menyusahkan diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.

Selain menyampaikan peringatan, Donal juga menyoroti kondisi sebagian besar PMI yang pulang tanpa hasil yang layak. Ia menyayangkan perilaku konsumtif yang kerap terjadi.

“Uangnya habis hanya untuk kesenangan sesaat, padahal itu bisa dipakai untuk bangun rumah, menyekolahkan anak, atau tabungan masa depan,” sebutnya.

Khusus untuk 18 PMI yang terjerat kasus narkoba, Donal memaparkan gambaran konkret kerugian finansial yang mereka alami akibat kecanduan.

“Coba bayangkan, satu hari habis Rp200 ribu untuk narkoba, dalam sebulan bisa Rp6 juta. Dalam setahun itu sudah cukup untuk beli tanah atau modal usaha kecil,” paparnya.

Tak hanya itu, Donal juga menyoroti lemahnya kesadaran para PMI dalam mengurus dokumen keimigrasian. Menurutnya, keberadaan dokumen resmi sangat penting sebagai bentuk perlindungan hukum saat berada di luar negeri.

“Kalau kalian tidak punya dokumen, lalu terjadi sesuatu, siapa yang bertanggung jawab? Tidak ada. Negara pun susah bantu kalau kalian ilegal,” ujarnya serius.

Donal turut menyinggung dampak deportasi terhadap keluarga yang ditinggalkan di kampung halaman. Ia menyayangkan bahwa banyak PMI adalah tulang punggung keluarga yang justru menjadi beban karena tindakan mereka sendiri.

“Selama kalian ditahan, siapa yang kasih makan anak istri kalian? Tidak ada. Kalian sudah menyusahkan keluarga kalian sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Donal mengimbau para PMI untuk tidak lagi menggunakan jalur ilegal. Ia mendorong mereka untuk mengurus dokumen secara resmi dan meminta bantuan pada lembaga-lembaga yang berwenang.

“Lebih baik kalian urus dokumen dengan benar, datang ke kantor imigrasi, minta bantuan ke BP2MI, atau DPRD, TNI, atau Polri. Kita bantu kalau memang kalian hendak bekerja resmi ke luar negeri,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap warga Nunukan yang berkali-kali dideportasi dari Malaysia.

“Ini bukan prestasi, justru musibah yang harus dihentikan,” tegasnya.

Donal mengingatkan bahwa deportasi tidak hanya berdampak psikologis, tapi juga administratif karena nama PMI yang dideportasi akan masuk daftar hitam pemerintah Malaysia selama lima tahun.

Sebagai alternatif, Donal mendorong para eks PMI untuk melihat peluang kerja di daerah sendiri. Ia menyebut sektor seperti perkebunan sawit, pertambangan, dan budidaya rumput laut sebagai ladang penghasilan yang menjanjikan.

“Kalau uang kalian tidak habis di narkoba, kalian bisa punya rumah, usaha, dan anak-anak yang sekolah tinggi. Itu yang patut dibanggakan,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Donal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan PMI deportan, termasuk pemerintah, TNI, Polri, dan BP2MI. Ia berharap para deportan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Ini waktunya kalian berubah, jadilah pelindung keluarga. Jangan kembali ke Malaysia tanpa dokumen resmi,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

LLK Tarakan Tingkatkan Kompetensi Instruktur, Pelatihan Alat Berat Terkendala Sarana dan Anggaran

LLK Tarakan Tingkatkan Kompetensi Instruktur, Pelatihan Alat Berat Terkendala Sarana dan Anggaran

by Redaksi
07/27/2026
0

TARAKAN – Lembaga Latihan Kerja (LLK) Kota Tarakan terus berupaya meningkatkan kualitas pelatihan vokasi melalui penguatan kompetensi instruktur. Namun, pengembangan...

Disnaker Tarakan: Lowongan Kerja Formal Hanya 300–500 per Tahun, Pengangguran Capai Sekitar 6.000 Orang

Disnaker Tarakan: Lowongan Kerja Formal Hanya 300–500 per Tahun, Pengangguran Capai Sekitar 6.000 Orang

by Redaksi
07/27/2026
0

TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan mengungkapkan jumlah lowongan kerja formal yang tersedia setiap tahun masih jauh di...

Kasus Begal Palsu di Tarakan Terungkap, Ormas Desak Polisi Tindak Pelapor

Kasus Begal Palsu di Tarakan Terungkap, Ormas Desak Polisi Tindak Pelapor

by Redaksi
07/27/2026
0

Tarakan  – Dugaan aksi pembegalan yang sempat menghebohkan warga di kawasan Gunung Selatan, Tarakan Tengah, pada Rabu (22/7/2026), dipastikan merupakan...

Hari Mangrove Sedunia 2026, PPIU M4CR Kaltara Dorong Penanaman Mangrove Berkelanjutan

Hari Mangrove Sedunia 2026, PPIU M4CR Kaltara Dorong Penanaman Mangrove Berkelanjutan

by Redaksi
07/26/2026
0

TARAKAN – Langkah nyata penyelamatan wilayah pesisir terus digalakkan di Kota Tarakan. Memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026, penanaman mangrove dilaksanakan...

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

Cekcok Soal Pekerjaan, Mandor Proyek Sekolah Rakyat di Tarakan Tikam Pekerja

by Redaksi
07/23/2026
0

Tarakan- Polres Tarakan melalui Polsek Tarakan Utara menangani kasus tindak pidana penikaman yang terjadi di mess pekerja proyek Sekolah Rakyat,...

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

Disnaker Tarakan: Sekitar 1.600 Pencari Kerja Muncul Setiap Tahun, Lulusan SMA/SMK Mendominasi

by Redaksi
07/23/2026
0

TARAKAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tarakan mencatat jumlah pencari kerja di Kota Tarakan setiap tahun berkisar antara 1.500...

Next Post
Amnesti Presiden Prabowo, Satu Warga Binaan Lapas Tarakan Hirup Udara Bebas

Amnesti Presiden Prabowo, Satu Warga Binaan Lapas Tarakan Hirup Udara Bebas

Bukan Cuma Lomba! Peringatan HAN di Sebatik Bongkar Isu Penting soal Masa Depan Anak

Bukan Cuma Lomba! Peringatan HAN di Sebatik Bongkar Isu Penting soal Masa Depan Anak

Serangan Brutal Diduga Dilakukan Warga Setulang! Pondok Dibakar, Ada Senjata Tajam dan Senpi rakitan

Serangan Brutal Diduga Dilakukan Warga Setulang! Pondok Dibakar, Ada Senjata Tajam dan Senpi rakitan

Discussion about this post

Terlaris

LLK Tarakan Tingkatkan Kompetensi Instruktur, Pelatihan Alat Berat Terkendala Sarana dan Anggaran

LLK Tarakan Tingkatkan Kompetensi Instruktur, Pelatihan Alat Berat Terkendala Sarana dan Anggaran

07/27/2026
Disnaker Tarakan: Lowongan Kerja Formal Hanya 300–500 per Tahun, Pengangguran Capai Sekitar 6.000 Orang

Disnaker Tarakan: Lowongan Kerja Formal Hanya 300–500 per Tahun, Pengangguran Capai Sekitar 6.000 Orang

07/27/2026
Kasus Begal Palsu di Tarakan Terungkap, Ormas Desak Polisi Tindak Pelapor

Kasus Begal Palsu di Tarakan Terungkap, Ormas Desak Polisi Tindak Pelapor

07/27/2026
Hari Mangrove Sedunia 2026, PPIU M4CR Kaltara Dorong Penanaman Mangrove Berkelanjutan

Hari Mangrove Sedunia 2026, PPIU M4CR Kaltara Dorong Penanaman Mangrove Berkelanjutan

07/26/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com