Selasa, 1 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah Kaltara Bulungan

Ibu Rumah Tangga di Pulau Bunyu Jadi Korban KDRT, Laporan Polisi Mandek

by Admin
12/24/2024
in Bulungan, Daerah, Hukum & Kriminal, Kaltara
A A
Ibu Rumah Tangga di Pulau Bunyu Jadi Korban KDRT, Laporan Polisi Mandek

Ilustrasi KDRT.

SB, BULUNGAN – Viral di media sosial seorang ibu rumah tangga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya, di Jalan Pangkalan, Desa Bunyu Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Uatara.

Peristiwa ini bermula ketika korban berinisial PI 24 tahun, mengunggah ceritanya mengalami KDRT tersebar di media sosial hingga menjadi viral. Dalam unggahan tersebut, selain memperlihatkan luka di sekujur tubuhnya, korban juga menulis sebuah caption yang meminta keadilan atas kejadian yang dialaminya.

Baca Juga

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Ironisnya, upaya korban untuk mendapatkan keadilan seolah menemui jalan buntu. Polisi menyatakan bahwa bukti yang ada belum cukup untuk menindak pelaku, padahal korban telah mengalami luka-luka yang cukup parah.

Kepada suryaborneo.com, korban mengungkapkan, peristiwa dugaan KDRT yang terjadi pada Senin, 9 Desember 2024 malam sekira pukul 19.30 Wita. Diawali dengan cekcok antar korban dan suaminya
berinisial RN yang diduga selingkuh.

“Setelah bertengkar, suami tinggalkan rumah selama satu hari,” ucap PI saat dikonfirmasi melalui seluler, Selasa (24/05/2024).

Korban PI kemudian mendapat kabar jika suami berada di tempat mertua, ia pun segera mendatangi rumah yang berada di Jalan Gunung Daeng.

Sesampai di rumah mertuanya, untuk bertemu dengan suami, korban berusaha mengetuk pintu, namun RN tidak berniat membukakan  pintu. 

Kesal lantaran pintu tidak dibuka, PI pun berusaha menarik perhatian dengan  mengambil pisau dapur hingga mengancam akan bunuh diri.

“Kalau kau tidak buka pintu aku bunuh diri,” ucap PI.

Mendengar ancaman tersebut NR malah mencekik korban hingga ia tersudut dan  tak berdaya menerima serangan (pukulan) di bagian pipi dekat telinga sebanyak dua kali.

Lantas, PI juga menuturkan, usai  menganiaya dirinya, RN langsung melarikan diri. Kemudian ia berusaha meminta tolong kepada mertuanya, namun bukannya di tolong malah mencelanya.

“Ada mertua yang diharap bantu, saya pikir dia menjadi penengah malah mertua mencela saya dengan kata tak  pantas,” bebernya. 

Lantaran kesal, korban yang tak berdaya melampiaskan amarahnya dengan merusaki sepeda motor miliknya  dan suami.

Aksi korban pun akhirnya membuat mertuanya naik pitam yang berujung korban menerima penganiayaan.

“Mertua dengan kasar memukul tangannya hingga lebam,” ungkap Putri.

Atas penganiayaan yang ia terima dari suami dan mertua, PI langsung menuju Puskesmas Bunyu untuk mendapat penanganan medis dan juga melakukan visul. 

Lebih lanjut, korban menerangkan, dirinya sempat menanyakan hasil visum yang dilakukan pihak puskesmas, namun tidak  memberikan hasilnya dengan alasan visum menjadi wewenang pihak Kepolisian.

Akan tetapi Kepolisian juga tidak pernah memberikan atau menerangkan hasil visum tersebut.

“Hasil visum saya tidak pernah diperlihatkan sama sekali oleh pihak kepolisian,” terangnya. (**)

Tags: BUNYUKaltaraKDRTPOLISI

Berita Lainnya

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Perumda Tirta Alam Kota Tarakan memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal dan mengalir secara kontinu...

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN — Forum Serikat Buruh Kalimantan Utara (Kaltara) Revolusioner menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026)...

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Meski demikian,...

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Aktivitas ekspor komoditas perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat turun sekitar 16 persen selama pelaksanaan pilot project Sertifikat...

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN – Kondisi jarak pandang yang menurun akibat kabut mengganggu aktivitas penerbangan menuju Bandara Juwata Tarakan, Senin (31/8/2026). Pesawat Super...

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN — Asap akibat kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kalimantan mulai berdampak terhadap kondisi cuaca dan jarak pandang di Kota...

Next Post
Targetkan 31.380 Hektar, BRGM Gencarkan Program Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara

Targetkan 31.380 Hektar, BRGM Gencarkan Program Rehabilitasi Mangrove M4CR di Kaltara

79 Warga Binaan di Lapas Tarakan Terima Remisi Natal

79 Warga Binaan di Lapas Tarakan Terima Remisi Natal

TRAGIS! Ibu dan Anak Meninggal Tertimbun Longsor Saat Tidur Pulas

TRAGIS! Ibu dan Anak Meninggal Tertimbun Longsor Saat Tidur Pulas

Discussion about this post

Terlaris

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

09/01/2026
RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

09/01/2026
Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

09/01/2026
Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

09/01/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com