Jumat, 9 Oktober 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Video

Inflasi Kaltara September 2026 Capai 0,37 Persen, Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama

by Redaksi
10/07/2026
in Video
A A
Inflasi Kaltara September 2026 Capai 0,37 Persen, Cabai Rawit Jadi Pemicu Utama

Screenshot

TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Utara mencatat inflasi Provinsi Kalimantan Utara pada September 2026 sebesar 0,37 persen secara bulanan (month to month/mtm). Angka tersebut meningkat dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,23 persen.

Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi Kalimantan Utara pada September 2026 mencapai 2,56 persen. Angka tersebut masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

Baca Juga

Wali Kota Tarakan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Karang Rejo

Inflasi Kaltara 2,17 Persen, BI Waspadai Risiko Harga Minyak dan Pasokan Pangan

Wali Kota Tarakan Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Terintegrasi di Mamburungan Timur

Kepala Perwakilan BI Kaltara, Agus Taufik, mengatakan inflasi September 2026 mayoritas didorong kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komoditas yang memberikan andil terbesar adalah cabai rawit sebesar 0,30 persen, disusul telur ayam ras 0,04 persen, daging ayam ras 0,02 persen, jagung manis 0,01 persen, dan cabai merah 0,01 persen.

Kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi berkurangnya pasokan dari Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan akibat kekeringan serta kemarau berkepanjangan yang menekan produktivitas tanaman cabai. Sementara itu, kenaikan harga telur dan daging ayam ras dipengaruhi peningkatan harga di tingkat distributor serta pasokan dari luar daerah, terutama Sulawesi dan Berau.

Di sisi lain, tekanan inflasi tertahan oleh kelompok transportasi, khususnya tarif angkutan udara yang memberikan andil deflasi sebesar 0,03 persen. Lemahnya permintaan penerbangan di Kalimantan Utara akibat minimnya momentum libur panjang menjadi salah satu faktor penurunan tarif, meskipun harga avtur masih tinggi.

Deflasi juga terjadi pada sejumlah komoditas hortikultura, seperti sawi hijau dan bayam yang masing-masing memberikan andil sebesar minus 0,02 persen, serta kacang panjang sebesar minus 0,01 persen. Penurunan harga tersebut dipengaruhi meningkatnya pasokan seiring petani lokal memasuki masa panen.

BI menilai inflasi Kaltara masih terjaga di tengah berbagai risiko, mulai dari tekanan global terhadap pasokan komoditas, anomali cuaca yang memicu kekeringan dan karhutla, peningkatan permintaan akibat Proyek Strategis Nasional (PSN), hingga potensi penyesuaian tarif energi dan transportasi.

Untuk menjaga stabilitas harga, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kaltara terus memperkuat sinergi melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya optimalisasi pasar murah melalui 225 kegiatan di wilayah Kaltara, penerapan Good Agriculture Practices (GAP) dengan penggunaan irigasi tetes pada komoditas cabai merah, penyediaan sarana pendukung peningkatan produktivitas, serta penguatan komunikasi melalui High Level Meeting, diversifikasi produk olahan, dan inspeksi mendadak pasar.

Sepanjang 2026, KPw BI Kaltara juga mendorong program Fasilitasi Distribusi Pangan melalui sinergi dengan pemerintah daerah, salah satunya program Mini Distribution Center (MDC)–Kios Tarakan Hibot sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.

Upaya pengendalian inflasi tersebut turut mengantarkan TPID Kota Tarakan meraih TPID Award 2026 sebagai TPID Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik Wilayah Kalimantan. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas konsistensi dan sinergi TPID Kota Tarakan dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan melalui program BELIMPUN TAKA TAGAS (Bersatu Padu Menguatkan Ketahanan dan Stabilitas Harga Pangan di Kota Tarakan).

Di sektor perbankan, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Provinsi Kalimantan Utara pada Agustus 2026 mengalami kontraksi sebesar 9,06 persen secara tahunan. Kondisi tersebut sejalan dengan kontraksi pada komponen giro sebesar 23,39 persen dan deposito sebesar 22,02 persen. Sementara komponen tabungan masih tumbuh sebesar 3,95 persen.

Berbeda dengan DPK, penyaluran kredit dan pembiayaan pada Agustus 2026 tetap tumbuh kuat, yakni sebesar 54,12 persen secara tahunan. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan terjadi pada seluruh kategori kredit, yakni Kredit Modal Kerja sebesar 43,43 persen, Kredit Investasi 86,75 persen, dan Kredit Konsumsi 3,66 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, sektor industri pengolahan mendominasi penyaluran kredit dengan pangsa 44 persen dan pertumbuhan mencapai 153,28 persen. Selanjutnya, sektor rumah tangga memiliki pangsa 15,90 persen dengan pertumbuhan sebesar 3,62 persen.

Kualitas kredit juga masih terjaga. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,70 persen secara gross, jauh di bawah batas atau threshold NPL sebesar 5 persen.

Namun, penyaluran kredit kepada sektor UMKM masih menghadapi tantangan. Pada Agustus 2026, kredit UMKM terkontraksi 1,46 persen secara tahunan dengan total outstanding mencapai Rp5,47 triliun.

Pangsa kredit UMKM tercatat sebesar 11,91 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya sebesar 11,74 persen. Di sisi lain, kualitas kredit UMKM perlu menjadi perhatian karena NPL tercatat sebesar 7,12 persen.

BI Kaltara akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, sekaligus mendorong penyaluran pembiayaan yang produktif bagi dunia usaha, khususnya sektor UMKM.(*)

Berita Lainnya

Wali Kota Tarakan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Karang Rejo

Wali Kota Tarakan Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Karang Rejo

by Redaksi
09/19/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran di Kelurahan Karang Rejo RT...

Inflasi Kaltara 2,17 Persen, BI Waspadai Risiko Harga Minyak dan Pasokan Pangan

Inflasi Kaltara 2,17 Persen, BI Waspadai Risiko Harga Minyak dan Pasokan Pangan

by Redaksi
09/05/2026
0

TARAKAN – Inflasi di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat 2,17 persen secara tahunan. Angka tersebut masih berada dalam sasaran inflasi pemerintah...

Wali Kota Tarakan Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Terintegrasi di Mamburungan Timur

Wali Kota Tarakan Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Terintegrasi di Mamburungan Timur

by Redaksi
06/22/2026
0

TARAKAN – Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., mendorong percepatan pembangunan sekolah terintegrasi di Kelurahan Mamburungan Timur. Upaya tersebut...

Yonif TP 880/Banuanta Bantu Padamkan Kebakaran Kantor Bupati Bulungan

Yonif TP 880/Banuanta Bantu Padamkan Kebakaran Kantor Bupati Bulungan

by Redaksi
05/21/2026
0

TANJUNG SELOR – Respons cepat ditunjukkan prajurit Yonif TP 880/Banuanta dengan turun langsung membantu petugas Damkar Bulungan memadamkan api di...

Rakerda Partai Demokrat di Kaltara, Focus Kepada Evaluasi Internal Untuk Seluruh Kader

Rakerda Partai Demokrat di Kaltara, Focus Kepada Evaluasi Internal Untuk Seluruh Kader

by Admin
01/13/2026
0

Tarakan- Keluarga besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kelimantan Utara, sesuai dengan agenda akan melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda)...

DPRD Tarakan Rencanakan Penyeragaman Harga Jual Ayam Potong di Tarakan

DPRD Tarakan Rencanakan Penyeragaman Harga Jual Ayam Potong di Tarakan

by Admin
01/07/2026
0

Tarakan- Usai melakukan rapat dengar pendapat atau (RDP)  dengan para peternak ayam lokal dan perwakilan agen kemarin di  kantor DPRD...

Next Post
Transaksi Digital dan Optimisme Konsumen Kaltara Tetap Terjaga

Transaksi Digital dan Optimisme Konsumen Kaltara Tetap Terjaga

PMK Tarakan Respons Cepat Kebakaran Sampah di Marconi, Akses Gang Sempit Jadi Evaluasi

PMK Tarakan Respons Cepat Kebakaran Sampah di Marconi, Akses Gang Sempit Jadi Evaluasi

BI Kaltara Raih Silver Winner AHI 2026, Perkuat Layanan Informasi Publik Inklusif

BI Kaltara Raih Silver Winner AHI 2026, Perkuat Layanan Informasi Publik Inklusif

Discussion about this post

Terlaris

Wisata Tanah Kuning 2 Terbengkalai, Tokoh Masyarakat Soroti Alih Fungsi Kawasan

Wisata Tanah Kuning 2 Terbengkalai, Tokoh Masyarakat Soroti Alih Fungsi Kawasan

10/09/2026
Swiss-Belhotel Tarakan Rayakan Anniversary Ke-22 dengan Tema Bollywood Night Party

Swiss-Belhotel Tarakan Rayakan Anniversary Ke-22 dengan Tema Bollywood Night Party

10/09/2026
BI Kaltara Raih Silver Winner AHI 2026, Perkuat Layanan Informasi Publik Inklusif

BI Kaltara Raih Silver Winner AHI 2026, Perkuat Layanan Informasi Publik Inklusif

10/09/2026
PMK Tarakan Respons Cepat Kebakaran Sampah di Marconi, Akses Gang Sempit Jadi Evaluasi

PMK Tarakan Respons Cepat Kebakaran Sampah di Marconi, Akses Gang Sempit Jadi Evaluasi

10/08/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com