Rabu, 2 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Isra Miraj: Syamsi Sarman Jelaskan Makna Perjalanan Nabi dan Ajakan Perkuat Ibadah

by Admin
01/27/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Isra Miraj: Syamsi Sarman Jelaskan Makna Perjalanan Nabi dan Ajakan Perkuat Ibadah

Syamsi Sarman.

SB, TARAKAN – Isra Miraj menjadi salah satu momentum penting yang bisa dipetik dan berguna untuk kehidupan umat Islam.

Seperti yang disampaikan K.H Syamsi Sarman, dimana Isra Miraj yang diperingati setiap 27 Rajab menjadi pengingat bagi umat Islam tentang peristiwa perjalanan kenabian pada saat itu yang di luar nalar manusia.

Baca Juga

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

“Jadi Isra Miraj yang biasa dilaksanakan masyarakat muslim setiap tanggal 27 Rajab, itu untuk mengingatkan kembali, sekaligus mensyiarkan satu peristiwa. Kita sebutnya peristiwa spektakuler, yang kadang-kadang agak susah diterima oleh akal pikiran biasa karena perjalanan di luar nalar manusia. Selain waktunya, tempatnya dan seterusnya yang biasanya diceritakan oleh para mubalig pada saat Isra Miraj.” kata Syamsi Sarman.

“Sehingga ayat itu dimulai dengan subhanallazi (Maha Suci Allah) ada yang merasa ini ganjil, ini aneh, dia akan kembali kepada ke maha suci Allah,” sambungnya.

Syamsi Sarman menjelaskan, peristiwa yang biasa dilakukan setiap tahun itu, bukanlah suatu hal yang diwajibkan dan hanya bersifat dakwah, sehingga tidak perlu diperdebatkan.

“Itu peristiwa yang biasanya dilakukan setahun sekali. Namun bukan sesuatu yang wajib, dia hanya bersifat syiar dakwah untuk mengingatkan kembali. Jadi kalau ada yang melaksanakan dan tidak melaksanakan, itu tidak jadi perdebatan. jadi hanya mengingatkan umat saja,” jelasnya.

Menurut Syamsi Sarman, hikmah yang paling besar dari Isra Miraj seperti yang disampaikan para mubalig, yakni dilihat dari dua simbol utamanya. 

Yang pertama, kata dia, simbol masjid. Itu perjalanan dari masjid ke masjid. Umat Islam diingatkan untuk tidak jauh-jauh dari masjid, selalu di masjid. Masjid itu adalah pusat kegiatan, pusat budaya, pusat ibadahnya umat Islam.

“Kedua biasanya intisari dari isra miraj adalah sholat. Sehingga hari ini kita akan terus menggaungkan, mengingatkan kembali akan pentingnya sholat. Bahakan peradaban manusia itu akan rusak ketika mereka meninggalkan sholat,” terangnya.

Disinggung mengenai amalan-amalan lainnya yang berguna untuk kehidupan manusia, Syamsi Sarman menjelaskan, karena ini berkaitan dengan bulan Rajab dimana amal shaleh dilipatgandakan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya.

“Kaitannya kan bulan Rajab, Itu adalah bulan yang segala ibadah amal soleh itu dilipatgandakan oleh Allah dalam bulan Rajab. Sehingga kalau ditanyakan amalan-amalan selain kita isra miraj, lakukanlah sebanyak-banyaknya kebaikan di bulan ini karena kebaikan kita akan dilipatgandakan oleh Allah,” jelasnya.

Selain itu juga momentum Isra Miraj pun sebagai upaya mempersiapkan diri untuk menghadapi bulan suci Ramadhan (puasa).

“Sekaligus buat latihan memasuki bulan suci Ramadhan. karena ini bulan Rajab sudah di ujung yah (27 Rajab), berarti tinggal tiga hari lagi masuk bulan Syaban, setelah itu Ramadhan,” pungkasnya. (RZ/SB)

Berita Lainnya

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Perumda Tirta Alam Kota Tarakan memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal dan mengalir secara kontinu...

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN — Forum Serikat Buruh Kalimantan Utara (Kaltara) Revolusioner menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026)...

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Meski demikian,...

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Aktivitas ekspor komoditas perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat turun sekitar 16 persen selama pelaksanaan pilot project Sertifikat...

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN – Kondisi jarak pandang yang menurun akibat kabut mengganggu aktivitas penerbangan menuju Bandara Juwata Tarakan, Senin (31/8/2026). Pesawat Super...

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN — Asap akibat kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kalimantan mulai berdampak terhadap kondisi cuaca dan jarak pandang di Kota...

Next Post
210 Atlet Ikuti Kejurprov Panahan Kaltara di Tarakan

210 Atlet Ikuti Kejurprov Panahan Kaltara di Tarakan

Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Mobil Elf dan Motor di Sebengkok

Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Mobil Elf dan Motor di Sebengkok

Buntut Kasus Asusila, Orang Tua Ingin Pelaku Segera Tertangkap hingga Larang Anak Tidur di Masjid

Buntut Kasus Asusila, Orang Tua Ingin Pelaku Segera Tertangkap hingga Larang Anak Tidur di Masjid

Discussion about this post

Terlaris

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

09/01/2026
RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

09/01/2026
Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

09/01/2026
Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

09/01/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com