Tarakan – Pemerintah Kota Tarakan menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui penyelenggaraan Kalimantan Utara Sharia Festival (KaShaFa) 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas lembaga dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah di Provinsi Kalimantan Utara.
Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kalimantan Utara sebagai provinsi yang relatif muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi nasional, khususnya di kawasan perbatasan.
Menurutnya, ekonomi syariah kini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tarakan berkomitmen untuk terus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk melalui penguatan sektor ekonomi syariah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam upaya mempercepat pengembangan industri halal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bersama berbagai pihak seperti Kementerian Agama, BPJPH, dan Bank Indonesia melalui Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) terus merumuskan berbagai strategi konkret. Langkah tersebut meliputi penyediaan layanan konsultasi, percepatan sertifikasi halal, serta peningkatan kapasitas juru sembelih halal.
Selain itu, peningkatan literasi keuangan syariah juga menjadi fokus utama agar masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan layanan keuangan berbasis syariah.
Ibnu Saud Is menambahkan, rangkaian kegiatan dalam Kaltara Sharia Festival ini diharapkan mampu mendukung pengembangan industri halal sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM syariah Kalimantan Utara hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
Festival ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan seperti bazaar dan seminar. Masyarakat turut dapat memanfaatkan program pasar murah hasil kolaborasi antara Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Program tersebut bertujuan menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan bahan pokok penting seperti beras, gula, dan minyak goreng, sehingga inflasi tetap terkendali.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Tarakan juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas peran dan kontribusinya sebagai mitra strategis dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Utara, khususnya melalui penyelenggaraan Kaltara Sharia Festival.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyemarakkan Kaltara Sharia Festival sebagai wadah kolaborasi, inovasi, dan akselerasi ekonomi syariah yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku usaha lokal.(*)











Discussion about this post