Tarakan – Ketua DPP Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA), Andi Rukman N. Karumpa, secara resmi menyampaikan ucapan selamat kepada dr. Khairul, M.Kes., yang juga menjabat sebagai Wali Kota Tarakan, atas pengukuhannya kembali sebagai Ketua HIKMA Wilayah Kalimantan Utara periode 2026–2031.
Pengukuhan tersebut berlangsung melalui mekanisme musyawarah wilayah yang berjalan secara aklamasi dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Istilah Tudang Sipulung. Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Khairul dinilai sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinannya sebelumnya yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Andi Rukman menegaskan bahwa selama masa kepemimpinan Khairul, HIKMA telah menunjukkan perhatian luas terhadap berbagai sektor masyarakat di Tarakan. Ia pun mendorong agar pada periode kedua ini, kepemimpinan Khairul semakin memperkuat kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“Menjadi kebanggaan bagi kita warga Sulawesi Selatan ketika ada yang diberi amanah memimpin di daerah perantauan, terlebih dalam organisasi seperti HIKMA yang memiliki peran strategis,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan tahap awal. Dalam waktu 30 hari ke depan, Khairul diharapkan segera menyusun struktur kepengurusan lengkap sebelum pelaksanaan pelantikan resmi.
Lebih lanjut, Andi Rukman menyebutkan bahwa Kalimantan Utara menjadi provinsi ke-26 yang telah dikunjungi dalam rangka pelantikan pengurus HIKMA di seluruh Indonesia, dari total 38 provinsi. Ia juga menyoroti perkembangan organisasi di berbagai wilayah, termasuk Pulau Sumatera yang sebagian besar masih berada dalam tahap pelaksana tugas.
Menurutnya, HIKMA merupakan organisasi paguyuban warga Massarempulu (Enrekang) di perantauan yang telah berdiri selama 89 tahun, bahkan lebih tua dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). HIKMA juga dikenal sebagai salah satu pilar utama dalam jaringan KKSS secara nasional.
Di Kalimantan Utara, kekuatan sosial dan politik warga HIKMA dinilai cukup signifikan. Sekitar 33,7 persen perwakilan di lembaga legislatif daerah berasal dari kalangan HIKMA, baik di DPR maupun DPD tingkat daerah. Hal ini dipandang sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pelayanan dan pembangunan, khususnya di wilayah Kalimantan Utara.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan HIKMA semakin solid, berperan aktif dalam pembangunan daerah, serta mempererat persatuan warga perantauan.(*)











Discussion about this post