Tarakan — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di RT 9, Kelurahan Kampung Satu, yang berbatasan langsung dengan RT 14 Kelurahan Pantai Amal, pada Rabu (1/4) sekitar pukul 10.00 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah milik warga hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Selain kerugian material, dua orang penghuni rumah dilaporkan mengalami luka bakar serius.
Menurut keterangan Rudi, Ketua RT 14 Kelurahan Pantai Amal yang berada di lokasi kejadian, ia pertama kali mengetahui kebakaran dari informasi warga.
“Saya dengar ada kebakaran di daerah pantai, langsung ke lokasi. Tapi saat saya tiba, api sudah hampir padam,” ujarnya.
Korban diketahui merupakan satu keluarga. Seorang perempuan mengalami luka bakar berat di hampir seluruh tubuhnya, sementara anaknya juga mengalami luka bakar pada bagian kaki. Keduanya diduga sedang berada di dalam rumah saat kejadian, bahkan diduga dalam kondisi tidur ketika api mulai membesar.
“Informasinya diduga mereka lagi tidur. Istrinya mengalami luka bakar berat karena hampir seluruh tubuhnya terbakar,” tambah Rudi.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara swadaya. Namun, keterbatasan air dan besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak maksimal.
“Semua warga turun membantu, tapi air terbatas dan api sudah besar,” jelasnya.
Upaya menghadirkan mobil pemadam kebakaran juga terkendala akses jalan yang rusak, sehingga kendaraan tidak dapat mencapai lokasi kejadian dengan cepat.
Para korban berhasil keluar dari rumah dengan bantuan anggota keluarga, meskipun dalam kondisi terluka. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai petani rumput laut, sementara istrinya berjualan bahan campuran di rumah. Rumah yang terbakar merupakan milik pribadi dan terbuat dari bahan kayu, sehingga api dengan cepat melahap seluruh bangunan.(*)











Discussion about this post