TARAKAN – Pengurus Besar Lembaga Budaya Melayu Kalimantan (PB LBMK) menggelar pelatihan Hulu Balang untuk memperkuat pemahaman organisasi sekaligus mempersiapkan personel yang akan bertugas mengawal dan mendukung pelestarian budaya Melayu di Kalimantan Utara.
Ketua Umum Pengurus Besar Lembaga Budaya Melayu Kalimantan, M. Thamrin, S.E., M.AP., mengatakan, pelatihan tersebut diikuti sejumlah unsur kepemimpinan Hulu Balang yang memiliki tingkatan dan tugas masing-masing dalam struktur organisasi.
Ia menjelaskan, struktur kepemimpinan Hulu Balang terdiri atas Panglima Utama yang berkedudukan di tingkat nasional, Panglima Muda di tingkat provinsi, serta Panglima Madia di tingkat kabupaten/kota. Di bawahnya terdapat komandan pasukan yang membawahi masing-masing unsur masyarakat dan paguyuban.
Adapun delapan komandan pasukan tersebut terdiri atas Dan Tidung, Dan Banjar, Dan Bulungan, Dan Berau, Dan Bajau, Dan Kutai, Dan Paser, serta Dan Melayu Pontianak.
“Pelatihan ini khusus untuk memberikan pemahaman terhadap program-program organisasi, sehingga nantinya para panglima tidak salah dalam menjalankan kegiatan. Kita berharap masing-masing panglima dapat melaksanakan tugas sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi,” ujarnya.
Thamrin menyebutkan, pelatihan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari, namun diupayakan dapat diselesaikan dalam satu hari agar agenda organisasi lainnya tetap berjalan. Materi pelatihan menghadirkan narasumber dari unsur TNI, tokoh keagamaan, dan akademisi.
Selain memperkuat pemahaman terhadap struktur dan tugas organisasi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan pembentukan pasukan inti Hulu Balang. Untuk tahap awal, pihaknya menargetkan sekitar 100 personel yang nantinya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan potensi di masing-masing wilayah.
Melalui pelatihan tersebut, Hulu Balang diharapkan memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan tugas, menjaga marwah organisasi, serta menjadi bagian dari upaya mengawal dan melestarikan budaya Melayu di Kalimantan Utara.(*)











Discussion about this post