Kamis, 27 Agustus 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Massa Demo di Polres Tarakan, Minta Polisi Jangan Tebang Pilih Kasus

by Admin
02/10/2025
in Daerah, Hukum & Kriminal
A A
Massa Demo di Polres Tarakan, Minta Polisi Jangan Tebang Pilih Kasus

SB, TARAKAN – Perwakilan massa aksi Aliansi Masyarakat Resah (AMARAH) menyampaikan aspirasi tuntutannya langsung kepada Kapolres Tarakan.

Perwakilan aliansi menyampaikan beberapa poin penting yang harus segara ditindaklanjuti oleh Polres Tarakan, salah satunya meningkatkan respon dan tindakan atas pelaporan masyarakat yang selama ini dinilai tidak sesuai dan tidak memiliki kepastian hukum.

Baca Juga

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

“Terkait aspirasi, yang pertama masa aksi meminta kepada Polres Tarakan untuk memperbaiki administrasi pelaporan masyarakat. Hal itu dikarenakan selami ini admistrasi pelaporan yang berjalan tidak sesuai dan tidak memiliki kepastian hukum kepada masyarakat,” kata salah satu perwakilan aliansi AMARAH, Alif Putra Pratama, pada Senin (10/2/2025).

Alif menjelaskan, hal itu dibuktikan dengan laporan pengaduan yang diterima dari Porles Tarakan yang tidak ada kop Kepolisian Negara Republik Indonesia dan tidak ada nomor register.

Sehingga, kata dia, masyarakat yang melakukan pelaporan dan pengaduan di Polres Tarakan itu tidak mengetahui apakah laporannya itu diregister dan dijalankan oleh pihak Polres Tarakan atau tidak.

“Tadi sudah diberikan penjelasan juga langsung dari pihak Polda Kaltara bahwa laporan pengaduan yang benar adalah laporan pengaduan yang memiliki Kop Kepolisian Negara Republik Indonesia dan memiliki nomor register,” ujar Alif.

Lantas, alif mengungkapkan, atas hal tersebut masa aksi meminta agar Polres Tarakan untuk mengevaluasi terkait dengan format pengaduan yang ada di Polres Tarakan.

Lebih lanjut, Alif mengatakan, selain itu terkait dengan proses perjalanan perkara penyelidikan dan penyidikan di Polres Tarakan, pihaknya meminta Polres Tarakan memberikan update secara berkala terkait SP2HP.

“Kita meminta kepada pihak Polres Tarakan untuk bisa memberikan kepastian hukum kepada seluruh masyarakat Kota Tarakan yang membuat laporan polisi di Polres Tarakan. Salah satunya dengan memberikan update secara berkala terkait SP2HP yang ada di Polres Tarakan diberikan kepada pelapor,” ucapnya.

Hal itu, kata dia, karena ketika tidak ada SP2HP, masyarakat tidak bisa mengontrol perkaranya sudah sejauh mana ditangani oleh pihak Polres Tarakan.

“Kemudian yang ketiga, kita meminta agar nantinya tidak ada lagi tebang pilih di Polres Tarakan. Semua masyarakat harus dilayani dengan baik, semua masyarakat harus dijadikan atensi untuk dipenuhi semua hak-hak hukumnya,” jelas Alif.

“Karena kita lihat secara fakta bahwa ketika orang-orang yang punya jabatan, orang-orang yang punya perusahaan itu menjadi atensi. Tidak sampai dalam waktu satu bulan sudah naik perkaranya ke sidik sampai ke penanganan tersangka. Tapi ketika masyarakat biasa itu lama sekali, bahkan sampai bertahun-tahun,” lanjutnya.

Lebih dalam, Alif mengungkapkan, Sejauh ini yang masuk laporan dari masyarakat sejak diibukanya pos ke pengaduan itu ada sembilan laporan pengaduan.

Dari sembilan pengaduan, kata dia, hanya dua yang baru dalam bentuk laporan polisi. Sisanya itu masih laporan pengaduan dan tidak ada kepastiannya kapan mau dijalankan naik ke sidik.

“Kebanyakan yang masuk lapor ke kita yaitu penipuan penggelapan. Kalau menurut hemat kami, penipuan penggelapan ini kan bisa ditangani langsung, karena masuk dalam kriteria klasifikasi perkara yang mudah. Sehingga kami juga kebingungan kenapa sampai lama sekali, hingga bertahun-tahun,” pungkasnya.(RZ/SB)

Berita Lainnya

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

by Redaksi
08/27/2026
0

TARAKAN — Detuman kayu terdengar berulang dari sebuah rumah berukuran sekitar 8 x 15 meter di Jalan Pulau Bunyu, Kampung...

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN – Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin Saleh, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Baiturrohim, Tanjung...

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Aki Balak RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara,...

Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN — Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., didampingi Bunda PAUD Kota Tarakan Ny. Hj. Sitti Rujiah, S.Keb., Bdn.,...

Anggota DPRD Tarakan Tegaskan Penolakan LGBT, Dorong Perda Segera Diterbitkan

Anggota DPRD Tarakan Tegaskan Penolakan LGBT, Dorong Perda Segera Diterbitkan

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN — Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin R. Saleh, menegaskan sikapnya menolak keberadaan dan aktivitas LGBT di Kota Tarakan, khususnya...

Aliansi Ormas Adat Tarakan Kembali Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Plesetan Pancasila

Aliansi Ormas Adat Tarakan Kembali Pertanyakan Perkembangan Laporan Dugaan Plesetan Pancasila

by Redaksi
08/26/2026
0

TARAKAN — Aliansi Ormas Adat Lokal Tarakan kembali mendatangi pihak kepolisian untuk menanyakan perkembangan laporan terkait dugaan pelecehan atau plesetan...

Next Post
KABAR DUKA: Mantan Wali Kota Tarakan Sofian Raga Tutup Usia

KABAR DUKA: Mantan Wali Kota Tarakan Sofian Raga Tutup Usia

Soal Tututan Massa Aksi AMARAH, Kapolres Tarakan Sampaikan Ini

Soal Tututan Massa Aksi AMARAH, Kapolres Tarakan Sampaikan Ini

Kecelakaan Speedboat Terbalik di Bulungan, 4 Penumpang Tewas dan 3 Orang Dalam Pencarian

Kecelakaan Speedboat Terbalik di Bulungan, 4 Penumpang Tewas dan 3 Orang Dalam Pencarian

Discussion about this post

Terlaris

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

Menjaga Warisan, Menenun Harapan, Sehelai Tenun, Sejuta Cerita

08/27/2026
Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

Asrin Saleh Hadiri Maulid Nabi di Tanjung Pasir, Dorong Penguatan Kerukunan Warga

08/26/2026
Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

Karhutla Melanda Juata Kerikil, Api Berhasil Dipadamkan dalam Waktu Kurang dari Satu Jam

08/26/2026
Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

Pemkot Tarakan Dorong Budaya Menabung Sejak Dini melalui Program KEJAR

08/26/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com