Rabu, 2 September 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Membludak! RSUD dr Jusuf SK Kewalahan Tangani Pasien ODGJ

by Admin
02/28/2025
in Daerah, Tarakan
A A
Membludak! RSUD dr Jusuf SK Kewalahan Tangani Pasien ODGJ

SB, TARAKAN – Belakangan ini, Satpol PP gencar mengamankan ODGJ yang berkeliaran di jalanan, yang kemudian dirujuk ke RSUD dr Jusuf SK Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendapatkan perawatan.

Namun, dengan kapasitas yang terbatas, rumah sakit terus berupaya menangani pasien dengan sebaik mungkin meskipun sering kali berada dalam kondisi melebihi kapasitas.

Baca Juga

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Berdasarkan data resmi dari RSUD dr Jusuf SK Tarakan, total pasien Ruang Teratai sebanyak 42 orang dengan kapasitas 40 orang.

Kepala Ruangan di RSUD dr Jusuf SK Tarakan, Sardi Muhammad membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan, pihaknya hanya memiliki 40 tempat tidur untuk pasien jiwa, tetapi sering kali melampaui kapasitas tersebut.

“Saat ini kami memiliki 42 pasien, sehingga sudah over kapasitas. Kami mengakalinya dengan menambah extra bed sebanyak 5-6 tempat tidur,” ungkap Sardi.

Saat ini, Ruang Teratai menjadi rujukan untuk beberapa kabupaten di Kaltara, termasuk Tanjung Selor, Malinau, Kabupaten Tanah Tidung, dan bahkan Berau. Namun, kapasitas rumah sakit menjadi tantangan utama.

Sementara, Kepala Staf Medis Fungsional (SMF) Jiwa, dr. Rahmawati Nur Indah,Sp.KJ menambahkan, pasien jiwa di RSUD Tarakan dibagi ke dalam dua ruangan.

Ruangan Teratai A untuk pasien akut dan Teratai B untuk pasien yang sudah stabil dan siap dipulangkan.

Overload ini disebabkan oleh lambatnya perputaran pasien, terutama karena kendala pemulangan pasien dari luar kota Tarakan.

“Untuk pasien Tarakan, kami bisa mengantar ke rumah masing-masing jika keluarga tidak memiliki biaya. Namun, untuk pasien di luar Tarakan, seperti Bulungan, Nunukan, Kabupaten Tana Tidung atau Malinau, biaya pengantar, pemulangan, dan penanggung jawab menjadi masalah,” jelas Rahmawati.

Pemulangan pasien sering kali terhambat, terutama untuk pasien dari luar Tarakan, yang menyebabkan overload di rumah sakit.

Jika pemulangan berjalan lancar, masalah kapasitas ini kemungkinan tidak akan terjadi. Namun, setelah pasien dipulangkan, ada kasus di mana pasien kembali mengalami gangguan jiwa.

“Setelah pasien layak pulang, kami serahkan ke keluarga dengan edukasi yang sudah kami berikan. Namun, keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada kepatuhan minum obat, perhatian keluarga, dan lingkungan yang mendukung,” tambah dr. Rahmawati.

Tantangan lain adalah sulitnya melacak alamat pasien oleh puskesmas setempat, yang menyebabkan kunjungan rumah untuk memastikan pasien rutin minum obat menjadi terhambat.

Pasien dengan diagnosis psikotik, halusinasi, atau waham membutuhkan pengobatan berkelanjutan, dan peran keluarga sangat penting dalam hal ini.

Data di RSUD Tarakan menunjukkan bahwa pasien ODGJ berasal dari berbagai penyebab, termasuk faktor sosial, genetik, dan penggunaan narkotika, khususnya sabu.

“Ada juga yang murni karena faktor genetik,” tukasnya.(OC)

Berita Lainnya

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Perumda Tirta Alam Kota Tarakan memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan masih berjalan normal dan mengalir secara kontinu...

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN — Forum Serikat Buruh Kalimantan Utara (Kaltara) Revolusioner menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kota Tarakan, Selasa (1/9/2026)...

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Meski demikian,...

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

by Redaksi
09/01/2026
0

TARAKAN – Aktivitas ekspor komoditas perikanan di Kalimantan Utara (Kaltara) tercatat turun sekitar 16 persen selama pelaksanaan pilot project Sertifikat...

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

Super Air Jet Gagal Mendarat di Tarakan, Pesawat Kembali ke Balikpapan akibat Kabut

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN – Kondisi jarak pandang yang menurun akibat kabut mengganggu aktivitas penerbangan menuju Bandara Juwata Tarakan, Senin (31/8/2026). Pesawat Super...

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

Asap Kebakaran Lahan Ganggu Jarak Pandang di Tarakan, Sempat Turun hingga 500 Meter

by Redaksi
08/31/2026
0

TARAKAN — Asap akibat kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kalimantan mulai berdampak terhadap kondisi cuaca dan jarak pandang di Kota...

Next Post
Pantauan Hilal Awal Bulan Ramadan di Tarakan Terkendala Awan

Pantauan Hilal Awal Bulan Ramadan di Tarakan Terkendala Awan

Sejumlah Pedagang di Pelabuhan Tengkayu I Keluhkan Relokasi

Sejumlah Pedagang di Pelabuhan Tengkayu I Keluhkan Relokasi

Pasca Relokasi PKL di Pelabuhan Tengkayu I, Bus Akan Ditiadakan

Pasca Relokasi PKL di Pelabuhan Tengkayu I, Bus Akan Ditiadakan

Discussion about this post

Terlaris

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

Kemarau 32 Hari, Perumda Tirta Alam Pastikan Air Bersih di Tarakan Masih Mengalir 24 Jam

09/01/2026
RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

RDP Buruh dan DPRD Tarakan Sempat Memanas, Pembahasan Hak Pekerja Kembali Berjalan Lancar

09/01/2026
Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

Kualitas Udara Terdampak Asap Karhutla, Sekolah di Tarakan Belum Diliburkan

09/01/2026
Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

Penerapan SMHKP Berdampak pada Penurunan Ekspor Perikanan Kaltara

09/01/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com