Tarakan – Proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama, tahap kedua, hingga pelunasan tambahan tahap kedua bagi jamaah haji Kota Tarakan telah berakhir hari ini. Dari kuota 200 jamaah haji, sebanyak 198 jamaah telah menyelesaikan pelunasan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tarakan, H. Asmawan.
Ia menjelaskan bahwa hingga hari terakhir pelunasan, pihaknya masih berharap dua jamaah dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran. Namun secara keseluruhan, jamaah yang siap berangkat dari Tarakan dipastikan sebanyak 191 orang, sehingga masih terdapat kekurangan kuota.
“Kekurangan kuota ini disebabkan adanya jamaah yang tidak dapat berangkat karena alasan kesehatan,” ujar H. Asmawan.
Menurutnya, mayoritas jamaah yang batal berangkat mengalami penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung, sehingga tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan.
“Untuk diabetes, jika kadar gula masih di bawah angka 10 masih bisa diberangkatkan. Namun jika di atas itu, termasuk hipertensi dan jantung, maka tidak bisa berangkat,” jelasnya.
Dengan berakhirnya masa pelunasan hari ini, jamaah yang tidak memenuhi syarat kesehatan dinyatakan tidak dapat berangkat pada musim haji tahun 2026. Jamaah tersebut juga tidak dapat digantikan oleh pihak lain.
“Penggantian jamaah hanya bisa dilakukan apabila jamaah yang bersangkutan meninggal dunia dan digantikan oleh ahli warisnya. Selain itu tidak bisa,” tegasnya.
H. Asmawan menambahkan, jamaah yang batal berangkat karena kondisi kesehatan masih tetap berada dalam daftar tunggu, dengan harapan dapat menjaga kesehatan dan melanjutkan pengobatan agar bisa berangkat pada musim haji berikutnya.
“Mereka tetap dalam daftar tunggu dan menjadi prioritas teratas apabila sudah dinyatakan sehat untuk keberangkatan tahun 2027,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa pada musim haji tahun ini terdapat jamaah lanjut usia (lansia) yang tetap dapat berangkat setelah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan.
“Alhamdulillah, jamaah lansia tetap ada yang bisa berangkat tahun ini,” tutupnya.(*)












Discussion about this post