Rabu, 14 Januari 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

PT MIP Diduga Cemari Lingkungan di Wilayah Adat Tidung Semakung Hilir

by Admin
10/07/2025
in Daerah, Kaltara, Nunukan
A A

BICARA : Sekretaris Komunitas Masyarakat Adat Tidung Sembakung Hilir Rudi Hartono saat berbicara dalam RDP di ruang pertemuan Ambalat 1 DPRD Nunukan, Senin (6/10/2025).

SB, NUNUKAN  – Masyarakat adat Tidung Sembakung Hilir, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, mengeluhkan dampak operasional PT Mandiri Intiperkasa (MIP) terhadap lingkungan di wilayah hukum adat mereka.

Perusahaan yang beroperasi di wilayah hukum adat Desa Pelaju ini, sesuai SK Bupati Nunukan Nomor 188.45/692/VII/2019, diduga menyebabkan pencemaran lingkungan yang merugikan masyarakat setempat.

Baca Juga

KONI Tarakan Dukung KSMI Untuk Menjadi Anggota, Sebagai Bentuk Pengembangan Olahraga di Tarakan

Kehadiran KM Logistik Nusantara V di Tarakan Akan Membantu Ketersediaan Barang dan Pengiriman Keluar Daerah

BPDP Dukung Pengembangan Kebun Sawit di Wilayah Kalimantan Utara

Keluhan ini bermula ketika masyarakat adat melaporkan adanya pencemaran lingkungan akibat aktivitas perusahaan. Menurut laporan, tiga sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat untuk mencari ikan dan kebutuhan lainnya tertutup akibat longsor yang disebabkan oleh aktivitas PT MIP.

“Ini tempat kami mencari kehidupan, mencari ikan dan lain-lain. Tapi sampai saat ini tertutup,” ujar Sekretaris Komunitas Masyarakat Adat Tidung Sembakung Hilir Rudi Hartono dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang pertemuan Ambalat 1 DPRD Nunukan, Senin (6/10/2025).

Masyarakat adat telah menyampaikan keluhan ini kepada perusahaan dan pemerintah daerah. Pihak perusahaan mengklaim telah melakukan perbaikan terhadap kerusakan lingkungan tersebut dan melaporkannya ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Namun, tim dari masyarakat adat yang melakukan pengecekan di lapangan menemukan bahwa perbaikan belum dilakukan secara signifikan.

“Belum dikerjakan sama sekali, cuma ada tiang-tiang pancang di situ. Mungkin itu supaya tim tidak bisa masuk, sungai itu ditutup,” ungkap Rudi Hartono.

Masyarakat adat merasa kecewa karena perwakilan PT MIP menolak untuk bertemu dan berdialog secara kekeluargaan dengan alasan sibuk dengan produksi. Mereka menekankan bahwa perusahaan seharusnya memperhatikan kepentingan masyarakat adat yang wilayahnya menjadi tempat perusahaan mencari keuntungan.

“Bapak cari makan di tempat kami. Masyarakat adat harus digarisbawahi, kamu datang jauh-jauh dari Jakarta ke Kalimantan mengambil hasil bumi yang ada di Desa Pelaju, wilayah adat desa Pelaju, sehingga bapak bisa kaya raya. Kalau sudah kaya raya, jangan membunuh masyarakat secara perlahan,” tegas perwakilan masyarakat adat.

Masyarakat adat juga menantang pemerintah dan anggota DPR untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan apakah laporan perbaikan yang disampaikan perusahaan sesuai dengan kenyataan. Mereka mengklaim memiliki bukti bahwa banyak lubang dan kerusakan lain yang belum diperbaiki.

“Kalau mau bukti, kita sama-sama dari DPR yang terhormat, pemerintah, kembali kita cek, apa betul dikerjakan atau belum. Tapi kami sudah pastikan, kami cek lapangan itu belum dikerjakan sama sekali, cuma ada pancang. Kalau mau betul-betulnya, kita cek lagi, banyak lubang-lubang di sana itu belum tertutup,” tambahnya.

Masyarakat adat berharap agar PT MIP bersedia berdialog secara baik-baik dan memperhatikan kepentingan masyarakat adat Pelaju. Mereka juga meminta pemerintah untuk bertindak tegas dan memastikan perusahaan bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang terjadi. (dln)

Berita Lainnya

KONI Tarakan Dukung KSMI Untuk Menjadi Anggota, Sebagai Bentuk Pengembangan Olahraga di Tarakan

KONI Tarakan Dukung KSMI Untuk Menjadi Anggota, Sebagai Bentuk Pengembangan Olahraga di Tarakan

by Admin
01/13/2026
0

Tarakan- Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kota Tarakan menyerahkan surat permohonan menjadi anggota di KONI. Tarakan yang diserahkan langsung oleh...

Kehadiran KM Logistik Nusantara V di Tarakan Akan Membantu Ketersediaan Barang dan Pengiriman Keluar Daerah

Kehadiran KM Logistik Nusantara V di Tarakan Akan Membantu Ketersediaan Barang dan Pengiriman Keluar Daerah

by Admin
01/12/2026
0

Tarakan- PT. Pelni secara khusus cabang Tarakan di tahun 2026 ini akan mendapatkan penugasan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mana...

BPDP Dukung Pengembangan Kebun Sawit di Wilayah Kalimantan Utara

BPDP Dukung Pengembangan Kebun Sawit di Wilayah Kalimantan Utara

by Admin
01/10/2026
0

TARAKAN- Dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) unit di bawah Kementerian Keuangan yang mengelola dana perkebun terhadap sektor hilir, kembali...

Sekjen DPP APKASINDO Lantik Ketua DPW Kaltara Bersama Seluruh Jajaranya

Sekjen DPP APKASINDO Lantik Ketua DPW Kaltara Bersama Seluruh Jajaranya

by Admin
01/08/2026
0

Tarakan- Pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kalimantan Utara (Kaltara) Periode 2025-2030, di gelar...

Kaltara Memiliki Kekayaan Laut yang Menawan Terutama Buat Snorkeling dan Diving

Kaltara Memiliki Kekayaan Laut yang Menawan Terutama Buat Snorkeling dan Diving

by Admin
01/07/2026
0

Bulungan- Berada di laut Mangkupadi, kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), terdapat salah satu lokasi destinasi wisata...

Kasatlantas Tarakan Himbau Sopir Truk Juata Laut Utamakan Keselamatan Berkendara

Kasatlantas Tarakan Himbau Sopir Truk Juata Laut Utamakan Keselamatan Berkendara

by Admin
01/06/2026
0

TARAKAN- Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan. Salah satunya melalui kegiatan himbauan...

Next Post

PT MIP Merespons Gugatan Adat Tidung Sembakung dengan Niat Baik

DPRD Soroti Degradasi Lingkungan Akibat Tambang dan Pentingnya Perhatian pada Masyarakat Adat

Job Fair 2025 Nunukan Buka Peluang Kerja Luas, Targetkan Penurunan Angka Pengangguran Lokal

Discussion about this post

Terlaris

KONI Tarakan Dukung KSMI Untuk Menjadi Anggota, Sebagai Bentuk Pengembangan Olahraga di Tarakan

KONI Tarakan Dukung KSMI Untuk Menjadi Anggota, Sebagai Bentuk Pengembangan Olahraga di Tarakan

01/13/2026
Rakerda Partai Demokrat di Kaltara, Focus Kepada Evaluasi Internal Untuk Seluruh Kader

Rakerda Partai Demokrat di Kaltara, Focus Kepada Evaluasi Internal Untuk Seluruh Kader

01/13/2026
Kehadiran KM Logistik Nusantara V di Tarakan Akan Membantu Ketersediaan Barang dan Pengiriman Keluar Daerah

Kehadiran KM Logistik Nusantara V di Tarakan Akan Membantu Ketersediaan Barang dan Pengiriman Keluar Daerah

01/12/2026
BPDP Dukung Pengembangan Kebun Sawit di Wilayah Kalimantan Utara

BPDP Dukung Pengembangan Kebun Sawit di Wilayah Kalimantan Utara

01/10/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com