Kamis, 1 Oktober 2026
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini
No Result
View All Result
suryaborneo.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
  • Video
  • Opini
Home Daerah

Punya Masalah Batas Wilayah, Andi Mulyono Sebut Ada Potensi Korupsi di PLBN Sebatik

by Admin
07/11/2025
in Daerah, Ekonomi, Hukum & Kriminal, Kaltara, Nasional, Nunukan
A A
Punya Masalah Batas Wilayah, Andi Mulyono Sebut Ada Potensi Korupsi di PLBN Sebatik

Dr. Andi Muliyono SH MH

SB, NUNUKAN – Meskipun telah diresmikan Presiden Joko Widodo Oktober 2024 lalu, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik hingga saat ini belum difungsikan. Ironisnya lagi, bangunan megah di beranda perbatasan Indonesia-Malaysia yang menelan anggaran Rp 200 miliar itu justru bermasalah.

Informasinya, bangunan itu bermasalah dengan batas wilayah negara serumpun, Malaysia. Hal ini memantik perhatian Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Dr. Andi Muliyono SH. Dia mempertanyakan keseriusan negara mengatasi persoalan krusial ini. Bahkan, menurutnya, penggunaan anggaran negara tanpa manfaat yang optimal bisa masuk dalam kategori penyalahgunaan keuangan negara.

Baca Juga

Kodim 0907/Tarakan Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga

Kabut Asap Lintas Batas Jadi Ancaman Ekologis dan Kesehatan di Tarakan

29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran Strategis RT

“Jika dilihat dari penggunaan anggaran itu masuk kategori korupsi. Kenapa saya mengatakan korupsi? Karena menggunakan uang negara yang tidak digunakan semaksimal mungkin. Itu bagian dari penyalahgunaan anggaran,” tegas Andi Muliyono SH MH kepada sejumlah media usai paripurna di kantor DPRD Nunukan belum lama ini.

Menurutnya, sumber utama persoalan ini adalah status hukum wilayah perbatasan laut dan daratan yang hingga saat ini masih bersengketa dengan Malaysia. Bahkan, sudah berlangsung lama namun belum mampu diselesaikan. “Kita tidak ingin bersengketa dengan negara tetangga. Tapi kita butuh kepastian hukum agar rakyat tenang dan bisa hidup sejahtera di tanah kelahirannya sendiri,” kata Andi Muliyono.

Untuk itu, lanjut Politisi Gerindra ini, Pemerintah Indonesia perlu segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak terus merugikan masyarakat perbatasan. Diungkapkan, dari hasil monitoring yang dilakukan ada potensi sumber daya alam seperti bijih emas di daratan Sebatik.

Sementara di sisi lain, Malaysia terus menguatkan klaim dengan dalih sejarah kolonial Inggris. Padahal, Indonesia juga memiliki dasar historis dari penjajahan Belanda. “Namun sayangnya Indonesia belum maksimal dalam memperjuangkan kedaulatannya secara hukum internasional,” bebernya.

Menurutnya, ketidakjelasan batas negara membuat pemungutan pajak, retribusi, hingga pengawasan barang menjadi sulit dilakukan. Hal ini tentu saja berdampak langsung pada pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Pulau Sipadan dan Ligitan merupakan salah satu contoh lemahnya sikap pemerintah Indonesia dalam mempertahankan wilayahnya. “Bangsa ini memiliki banyak sumber daya manusia cerdas yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat posisi hukum Indonesia di perbatasan. Jangan sampai kita dipermalukan lagi di forum internasional. Kita harus bersatu menjaga tanah air, sejengkal pun tidak boleh lepas,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah pusat segera menindaklanjuti dengan serius masalah batas wilayah dan tidak hanya menjadikan perbatasan sebagai bahan kampanye atau simbol semata, Pulau Sebatik butuh kehadiran negara secara utuh, bukan hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tapi juga dalam aspek hukum dan perlindungan rakyat.

“Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang berpihak dan langkah hukum yang tegas. Jangan biarkan perbatasan hanya menjadi simbol politik tanpa arti bagi rakyat,” pungkasnya. (dln)

Berita Lainnya

Kodim 0907/Tarakan Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga

Kodim 0907/Tarakan Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga

by Redaksi
09/29/2026
0

TARAKAN – Kodim 0907/Tarakan menyalurkan sebanyak 7.000 liter air bersih kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Bantuan tersebut...

Kabut Asap Lintas Batas Jadi Ancaman Ekologis dan Kesehatan di Tarakan

Kabut Asap Lintas Batas Jadi Ancaman Ekologis dan Kesehatan di Tarakan

by Redaksi
09/29/2026
0

TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, sosial,...

29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran Strategis RT

29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran Strategis RT

by Redaksi
09/29/2026
0

TARAKAN – Sebanyak 29 Ketua RT se-Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, dikukuhkan untuk masa jabatan 2026–2031. Pengukuhan berlangsung di...

BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Jika Kepesertaan PBI Pemprov Kaltara Dinonaktifkan

BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Jika Kepesertaan PBI Pemprov Kaltara Dinonaktifkan

by Redaksi
09/28/2026
0

TARAKAN – BPJS Kesehatan Kota Tarakan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga pelayanan kesehatan masyarakat apabila kepesertaan yang selama ini...

PMK Tarakan Uji Kesiapsiagaan Personel Lewat Simulasi Kebakaran Gas

PMK Tarakan Uji Kesiapsiagaan Personel Lewat Simulasi Kebakaran Gas

by Redaksi
09/28/2026
0

TARAKAN – Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Tarakan menggelar simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran gas untuk menguji kesiapsiagaan dan kecepatan respons...

BI Kaltara Perkuat Pengawasan Money Changer di Wilayah Perbatasan

BI Kaltara Perkuat Pengawasan Money Changer di Wilayah Perbatasan

by Redaksi
09/26/2026
0

TARAKAN – Bank Indonesia memperkuat pengawasan terhadap kegiatan penukaran valuta asing bukan bank atau money changer di wilayah perbatasan Kalimantan...

Next Post
Gasak Harta Tamu Hotel Senilai Rp270 Juta, Residivis Lincah ini Ditangkap Saat Melarikan Diri

Gasak Harta Tamu Hotel Senilai Rp270 Juta, Residivis Lincah ini Ditangkap Saat Melarikan Diri

Emas Curian Ternyata Palsu, Tersangka Bilang Hasil Curiannya Untuk Biaya Pulang Kampung

Emas Curian Ternyata Palsu, Tersangka Bilang Hasil Curiannya Untuk Biaya Pulang Kampung

LGBT di Tarakan Belum Bisa Dikendalikan, Dinilai Sumbang Jumlah HIV Terbesar di Kaltara

LGBT di Tarakan Belum Bisa Dikendalikan, Dinilai Sumbang Jumlah HIV Terbesar di Kaltara

Discussion about this post

Terlaris

Kodim 0907/Tarakan Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga

Kodim 0907/Tarakan Salurkan 7.000 Liter Air Bersih untuk Warga

09/29/2026
Kabut Asap Lintas Batas Jadi Ancaman Ekologis dan Kesehatan di Tarakan

Kabut Asap Lintas Batas Jadi Ancaman Ekologis dan Kesehatan di Tarakan

09/29/2026
29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran Strategis RT

29 Ketua RT Selumit Pantai Dikukuhkan, Ibnu Saud Tekankan Peran Strategis RT

09/29/2026
BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Jika Kepesertaan PBI Pemprov Kaltara Dinonaktifkan

BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Jika Kepesertaan PBI Pemprov Kaltara Dinonaktifkan

09/28/2026
suryaborneo.com

© 2024 www.suryaborneo.com

Tentang Kami

  • Home
  • Iklan & Advetorial
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

error: Konten dikunci !!
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Kaltara
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Nunukan
    • Malinau
    • Tana Tidung
  • Nasional
  • Internasional
  • Rubrik
    • Hukum & Kriminal
    • Politik
    • Ekonomi
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Olahraga
  • Video
  • Opini

© 2024 www.suryaborneo.com