TARAKAN – Kreativitas siswa SMP Negeri 1 Tarakan mulai terlihat melalui berbagai karya yang dipajang di ruang kelas. Karya tersebut menjadi salah satu upaya sekolah untuk memberikan ruang bagi siswa dalam mengekspresikan ide, bakat, dan kemampuan mereka di bidang seni maupun literasi.
Kepala SMP Negeri 1 Tarakan, Mohammad Rachmat, mengatakan majalah dinding (mading) sekolah yang sebelumnya menjadi salah satu media kreativitas siswa saat ini belum kembali berjalan seperti dahulu. Meski demikian, ia melihat guru Bahasa Indonesia mulai menghidupkan kembali aktivitas memajang karya siswa di kelas sejak sekitar bulan sebelumnya.
Karya yang dipajang tidak hanya berupa tulisan, tetapi juga hasil kreativitas visual, termasuk lukisan yang dibuat langsung oleh siswa. Bahkan, beberapa karya yang masih terpajang merupakan hasil karya alumni yang telah menyelesaikan pendidikan di sekolah tersebut.
Menurut Rachmat, keberadaan karya siswa di lingkungan kelas dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan mereka sekaligus mendorong siswa lain agar berani berkarya. Upaya ini juga membuka kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan potensi yang dimiliki di luar kegiatan pembelajaran formal.
Sekolah berharap kegiatan tersebut terus berkembang sehingga budaya berkarya dan apresiasi terhadap kreativitas siswa semakin tumbuh. Dengan dukungan guru dan lingkungan sekolah, karya siswa diharapkan tidak hanya menjadi pajangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan bakat.(*)













Discussion about this post